Upgris Siapkan Alumni dengan Kompetensi Terbaik

SUASANA: Prosesi wisuda ke-76 Upgris di Balairung Upgris, Selasa (23/1/24). (LU'LUIL MAKNUN/JOGLO JATENG)

SEMARANG, Joglo Jateng – Universitas PGRI Semarang (Upgris) menggelar wisuda ke-76, yang diikuti 800 wisudawan. Sebagian besar dari mereka telah dibekali dengan sertifikat kompetensi terbaik untuk menghadapi tantangan di dunia kerja.

Rektor Upgris, Sri Suciati mengungkapkan, dari mahasiswa yang di wisuda mayoritas sudah menerima sertifikat kompetensi. Adapun sertifikat tersebut diberikan melalui lembaga sertifikasi profesi (LSP) Upgris.

“Tantangan di dunia kerja saat ini memang luar biasa. Oleh karena itu, kami kira di Upgris memang sudah on the track ya, setiap program studi memiliki keunggulan tersendiri. Dan keunggulan-keunggulan itu di back up tidak hanya melalui mata kuliah. Akan tetapi juga melalui skema lembaga profesi,” ungkapnya kepada awak media saat gelaran Wisuda ke-76 di Balairung Upgris, Selasa (23/1/24).

Baca juga:  Disdik Kota Semarang Siap Bantu Akses Sekolah untuk 69 CPD

Suci mengaku LSP UPGRIS telah memiliki 5 skema lembaga profesi yang telah berjalan. Pihaknya tengah menyiapkan 14 skema lainnya yang akan ditargetkan rampung dan bisa dijalankan pada tahun ini.

“Kita kan sudah memiliki LSP itu, kita sudah memiliki lima skema dan ini sedang disiapkan 14 skema untuk melengkapi berbagai progran studi yang ada di Universitas kita. Targetnya tahun ini lunas 14 skema sudah disiapkan. Para Asesornya juga sudah mulai mengikuti pelatihan, BNST nya sudah siap untuk membantu kita,” kata Suci.

Selain didukung dengan sertifikat kompetensi, lanjut Suci, mahasiswanya juga telah disiapkan betul untuk menghadapi dunia kerja. Baik melalui ilmu pengetahuan maupun praktek langsung sesuai dengan serangkaian proses kurikulum Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM).

Baca juga:  Dewan Sayangkan Proses Pembangunan Jembatan Kaca Tinjomoyo Terhenti

“Saya kira mahasiswa juga sudah dibekali ilmu pengetahuan dan pengalaman yang cukup. Sehingga mereka tinggal terus belajar, terus meneruskan pencarian yang tidak pernah puas. Sehingga mereka memang terus harus berusaha untuk bisa menjadi orang-orang yang memang bisa memberi manfaat bagi orang lainnya,” paparnya.

Disisi lain, ada momen unik pada wisuda kali ini. Yakni adanya wisudawan S2 program studi pendidikan bahasa Inggris yang berasal dari Libya. Ini menjadi pencetus Upgris berhasil meluluskan wisudawan dari luar negeri.

“Ada yang istimewa pada wisuda kali ini, ada salah satu wisudawan dari program studi S2 PBI (Pendidikan Bahasa Inggris, Red.) adalah mahasiwa dari Libya jadi mahasiswa asing. Kita memang sudah merekrut sejumlah mahasiswa asing yang saat ini berada di UPGRIS untuk menempuh studi dan mudah-mudahan ke depan mahasiswa asing semakin banyak. Ini mulai lulus ini,” jelasnya.

Baca juga:  Bank Jateng Berkomitmen Menjaga Keamanan Data Nasabah

Pada kesempatan tersebut, Suci memberikan motivasi bagi para wisudawan. Khususnya agar selalu berani menghadapi tantangan untuk menggapai cita-cita dan impian untuk masa depan.

“Apabila kita ingin hidup mudah ambil pilihan-pilihan yang sulit, bekerja keras itu pilihan yang sulit. Tapi kalau kita ingin hidup sulit ya boleh ambil pilihan-pilihan yang mudah, mager itu pilihan mudah tapi akan menjadikan hidup kita sulit,” tandasnya. (luk/adf)