Kudus  

6.000 Lebih Guru NU Diimbau Lanjutkan Kuliah Hingga S3

Ketua PC Pergunu Kudus, H Rumadi.
Ketua PC Pergunu Kudus, H Rumadi. (UMI ZAKIATUN NAFIS/JOGLO JATENG)

KUDUS, Joglo Jateng – Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (Pergunu) Kudus memberikan motivasi kepada seluruh guru NU untuk tetap semangat melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi.

Ketua PC Pergunu Kudus, H Rumadi, menyebutkan, ada beasiswa yang disiapkan oleh Pergunu atas kerja sama dengan beberapa perguruan tinggi.

“Kami ingin guru NU di Kabupaten Kudus bisa meningkatkan kualitasnya melalui lanjut kuliah kembali. Kami juga senantiasa memberikan motivasi kepada guru-guru di sekolah agar berkenan melanjutkan kuliah,” ujarnya saat ditemui Joglo Jateng dikediamannya pada Rabu, (24/01/2024).

Adapun, beberapa universitas yang bekerjasama dengan Pergunu diantaranya Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Surakarta, Universitas Wahid Hasyim (Unwahas) Semarang, dan Universitas KH Abdul Chalim (UKHAC). Jenjang yang disediakan bervariasi ada yang S1 saja, S2, atau bahkan hingga S3.

Baca juga:  Rp 3 Miliar Digelontorkan untuk Perbaikan Stadion Wergu Wetan Kudus

“Di UKHAC terdapat dua guru NU yang menempuh pendidikan S1 dan S2. Sedangkan di Unwahas Semarang yang sedang menyenyam pendidikan S3 tiga orang dan tujuh orang untuk S2,” jelasnya.

Hingga saat ini, lanjut Rumadi, antusias guru NU untuk melanjutkan pendidikan di tingkat S2 atau S3 masih tinggi. Hanya saja, beberapa guru terhalang jarak dari rumah mereka.

“Kami inginnya semua guru yang telah menempuh pendidikan tinggi bisa mengembangkan keilmuannya dan mengimbaskan kepada yang lain,” sambung dia.

Ia menambahkan, keanggotaan guru NU di Kudus saat ini baru 1.500 yang terhitung berdasarkan pengisian Kartu Tanda Anggota (KTA). Padahal masih banyak guru NU yang seharusnya bisa lebih dari 6.000 guru.

Baca juga:  Kantah Kudus Edukasi Program Kabupaten Lengkap ke Pemdes

“Keanggotaan Pergunu ini kan tidak hanya pendidikan formal saja. Pendidikan non formal juga masuk ke dalamnya.

Berdiri pada 2019 Pergunu Kudus fokus meningkatkan kualitas guru NU. Misalnya dengan menggelar berbagai pelatihan baik itu Diklat IKM dan bedah karya buku pengurus.

“Ini menjadi tahun terakhir dan semester lima terakhir di kepengurusan kali ini. Secara kelembagaan sudah terdapat hampir 100 persen berada di masing-masing kecamatan maupun desa,” imbuhnya.

Harpannya, kata Rumadi, guru-guru di Kabupaten Kudus selalu berupaya meningkatkan kualitas dirinya. Baik melalui pendidikan formal maupun non formal.

Baca juga:  320 Madrasah Komitmen Jadi Madrasah Aman dan Sehat

“Saya saat ini juga sedang mempersiapkan guru sebagai kepengurusan di Pergunu Cabang. Sebab batu peletakan pertama sudah dirintis dan Pergunu Kudus sudah dinyatakan bagus, maka harus ada regenerasi,” pungkasnya. (cr1/fat)