98 Anggota KPPS Desa Labuhan Kidul Dilantik, Siap Bertugas di 14 TPS

LANTIK: Perwakilan anggota KPPS Desa Labuhan Kidul menandatangani SK Pelantikan, Kamis, (25/2/2024). (DYAH NURMAYA SARI/JOGLO JATENG)

REMBANG, Joglo Jateng – Panitia Pemungutan Suara (PPS) Desa Labuhan Kidul, Kecamatan Sluke, Kabupaten Rembang lantik seluruh Penyelenggaran Pemungutan Suara (KPPS). Pengambilan jabatan itu bertempat di balai desa setempat, Kamis (25/1/24).

Ketua PPS, Ali Mukron mengatakan, kegiatan sudah dipersiapkan sejak setelah pelantikan. Seperti halnya kegiatan pelantikan KPPS ini dilantik langsung oleh ketua PPS.

“Pelantikan ini sebagai janji bahwa KPPS akan melaksanakan tugas dengan baik, besok pada 14 Februari 2024,” tuturnya.

Ia menambahkan, peserta yang dihadiri oleh petugas PPS ada 3 orang, 98 anggota KPPS, 1 orang Panitia Pengawas Desa (PPD), dan 4 orang Pengawas Tempat Pemungutan Suara (PTPS).

Baca juga:  Pemkab Rembang Gelar Expo untuk Tingkatkan Daya Saing & Kreativitas UMKM

“Dari desa juga ada pak Kepala Desa dan Sekretariat,” tambahnya.

Pelaksanaan pemilu nanti, ia menyebutkan, Desa Labuhan ada 14 Tempat Pemungutan Suara (TPS). Yang mana penduduk desa yang memiliki hak pilih suata ada 3.000 orang.

“Desa Labuhan Kidul merupakan desa paling besar se-Kecamatan Sluke, jadi tak heran kalau jumlah TPSnya banyak. Akan tetapi, di Kabupaten Rembang sendiri ada juga Kecamatan yang paling banyak jumlah TPS adalah kecamatan Pamotan,” ucapnya kepada Joglo Jateng.

Ia berharap, setelah pelantikan ini, seluruh anggota KPPS bisa melakukan kerja sama dengan baik. Kemudian, setelah ini akan ada bimbingan teknis (bimtek) yang dipandu langsung dari Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK).

Baca juga:  Dishub Rembang Rencanakan Pembuatan Marka di Seluruh Kabupaten

“Bimtek akan dilakukan tanggal 26 hingga 29 Januari. Untuk Desa Labuhan akan melaksanakan bimtek pada 29 Januari,” ujarnya.

Sementara itu, Panitia Pengawas Desa, Muhamad Abdullah menyampaikan, kegiatan tersebut dimulai agak molor karena masih menunggu kelengkapan anggota. Sesuai dengan ketentuan, seluruh anggota KPPS yang akan dilantik wajib hadir pada saat pelantikan.

“Jika masih ada yang belum lengkap, kegiatan ini tidak bisa dimulai. Setelah molor lama, dipaksa tetap dimulai meskipun ada kendala yang belum hadir,” katanya.

Ia menambahkan, masih ada satu TPS yang belum lengkap anggotanya. Anggota yang lain sudah berusaha menghubunginya. Tetapi, tidak ada jawaban pasti mengenai ketidakhadiran.

Baca juga:  Kader ILP Usulkan Sarana Kesehatan Desa Sendangmulyo

“Masih ada satu orang yang belum hadir di acara pelantikan ini, tetap kami tunggu atau diganti sampai pukul 23.59 WIB. Kalau memang belum ada, akan kami tindaklanjuti,” pungkasnya. (cr3/fat)