GHS HNI Semarang Dorong Lahirnya Pengusaha Baru di Jateng

PAPARAN: Anggota DPR RI Dapil Jateng 1 Wisnu Wijaya saat memberikan sambutan pada acara GHS HNI di Semarang, belum lama ini. (HUMAS/JOGLO JATENG)

SEMARANG, Joglo Jateng – Pendiri PT. Halal Network International (HNI) yang juga pengusaha produk herbal Wisnu Wijaya berupaya mendorong lahirnya pengusaha baru di Jateng. Wisnu berbagi cerita tentang kisah sukses bisnisnya dalam gelar wicara bertajuk Grand Home Sharing (GHS) HNI dengan tema “Jadi Dokter untuk Diri dan Keluarga” bertempat di Hotel Candi Indah, Kota Semarang, Minggu (21/1).

Dalam paparannya, Wisnu membeberkan sejumlah strategi untuk meningkatkan kapasitas usaha yang dimiliki oleh pelaku usaha rintisan. “Pertama adalah menentukan impian. Usaha seperti apa yang kita dambakan dan bisa menjangkau kebutuhan masyarakat pada umumnya. Setelah gagasan itu ditetapkan, maka selanjutnya adalah mencari sumberdaya pendukungnya,” jelas Wisnu yang juga menjabat sebagai Anggota DPR RI Dapil Jateng 1.

Wisnu mengungkapkan, terkait dengan sumberdaya pendukung, uang sesungguhnya bukan satu-satunya modal yang dibutuhkan untuk memulai usaha. Dia menyebut HNI menyambut baik siapapun yang tertarik untuk memulai usaha tanpa modal.

Baca juga:  Baznas Kota Semarang Ajak Warga Perdalam Ilmu Sembelih Hewan Kurban

“Model bisnis kami adalah membantu siapapun yang tertarik dengan dunia usaha dengan konsep pemberdayaan. Kami memberikan mereka modal berupa produk kami secara cuma-cuma untuk dijual. Kemudian hasil penjualan tersebut akan ada bagi hasil secara proporsional. Kami di HNI percaya, yang dibutuhkan untuk memulai usaha sebenarnya hanya satu, yakni tekad,” jelas Wisnu.

Putra daerah kelahiran Mugas Semarang ini melanjutkan, selain kemauan yang kuat dan memiliki model usaha yang akan ditiru, kesabaran dan konsistensi adalah kunci dalam menjalani proses berbisnis untuk dapat berkembang. “Sabar dengan usaha-usaha kecil yang dilakukan. Sabar melakukan promosi dari rumah ke rumah. Sabar dalam belajar hal-hal baru dan menghadapi customer dengan berbagai karakternya. Fase ini memang tidak mudah, tapi proses ini akan terlewati Inshaa Allah, sebagaimana yang lainnya demikian,” tutur Wisnu.

Baca juga:  Mbak Ita Paparkan Visi Misi di DPD PKS

Lebih lanjut, Wisnu menyampaikan bahwa dalam perjalanan membangun usaha, seseorang juga harus siap dengan disrupsi dan memiliki mental bertahan yang baik. “Sejak Covid melanda dan pasca wabah terjadi, kita bisa menghitung berapa banyak usaha yang kolaps dan tidak bangkit lagi karena tidak siap dengan perubahan yang terjadi tiba-tiba. Oleh sebab itu, selain seseorang perlu terus memupuk ilmu baru untuk membaca masa depan, mereka juga perlu memiliki kemampuan untuk beradaptasi terhadap perubahan lingkungan. Maka, perluas jejaring, tambah ilmu baru, dan mentorship adalah hal yang mesti mulai dibangun sejak awal untuk menjaga bisnis kita punya daya tahan yang kuat dan berkelanjutan,” beber legislator dari Fraksi PKS ini.

Baca juga:  Iswar Harap PKB Beri Tiket Calon Wali Kota

Terakhir, demikian Wisnu melanjutkan, ketika usaha menghadapi masalah, maka jangan biarkan berlarut, akan tetapi hadapi kenyataan tersebut dengan pikiran tenang. “Setiap masalah adalah anak tangga yang akan membawa kita pada puncak kematangan dalam menghadapi masalah yang lebih besar di kemudian hari. Karena itu jangan kabur, hadapi dengan usaha dan doa. Dan yang terakhir adalah teguhkan karakter disiplin dan kegigihan dalam melakukan setiap hal-hal kecil dalam ikhtiar membesarkan usaha kita,” tandasnya.

Selain Wisnu Wijaya, turut hadir selaku narasumber Ustazah Dyah Rachmawati, Spiritual Motivator, dan Ummi Sabil, Konsultan Herbal HNI. Seminar bisnis yang dihadiri 400 peserta tersebut juga diselingi dengan pengundian doorprize berupa voucher umrah bagi 10 peserta yang beruntung dan hadiah berupa peralatan rumah tangga bagi peserta terbaik. (hms/all)