Kudus  

Kenalkan CBPR, GenBI IAIN Kudus Terapkan Belajar Sambil Bermain

BERSAMA: GenBI IAIN KUDUS sedang foto bersama dengan siswa siswi SD 1 Kedungsari, Gebog, belum lama ini. (DYAH NURMAYA SARI/JOGLO JATENG)

KUDUS, Joglo Jateng – Generasi Baru Indonesia (GenBI) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kudus melakukan kegiatan mengajar untuk meningkatkan pengetahuan tentang Cinta, Bangga, dan Paham Rupiah (CBPR). Kegiatan ini dilakukan di SD 1 Kedungsari, Gebog, Kudus. Uniknya, GenBI mengajar dengan metode bermain, sehingga siswa-siswi dapat menerima materi dengan baik.

Mengangkat tema “Creating Real Inspiration in Education by Applying Fun Learning With GenBI”, kegiatan tersebut bertujuan untuk mengenalkan perilaku CBPR dan mengkomunikasikan berbagai kebijakan Bank Indonesia (BI). Dalam kesempatan tersebut juga diikuti oleh siswa-siswi kelas empat dan lima, dengan harapan dapat memahami materi dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.

Baca juga:  Pemkab Kudus Dorong Desa Mandiri Sampah, 165 Ton Sampah Dibuang Setiap Hari

Ketua GenBI IAIN Kudus, Novia Alfiyanti mengatakan, edukasi tentang mata uang rupiah sangatlah penting,  sehingga kalangan anak-anak dapat mengenali keaslian dan cara menjaga rupiah. Dirinya juga mengapresiasi seluruh anggota GenBI karena telah menggelar GenBI mengajar sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat.

“Semoga kita bisa terus melakukan pengabdian kepada masyarakat,” tegasnya.

Ketua Divisi Edukasi, Alfin Khasanah menjelaskan, terdapat tiga permainan yaitu wordwall, Ludo king, dan mewarnai yang kemudian dikaitkan dengan Ke-Bank Sentralan, CBPR, kebangsaan, dan keagamaan.

“Nantinya setiap siswa akan mengumpulkan point dari permainan untuk kemudian mendapatkan reward diakhir kegiatan,” ujarnya.

Baca juga:  Rekom Stadion Persiku, Askab PSSI Masih Abu-abu

Alfin juga memberikan alasan kenapa belajar sambil bermain, menurutnya suatu belajar demikian dapat membuat materi lebih mudah dipahami dan siswa-siswi tidak merasa bosan, hal tersebut dapat dilihat dari tingginya antusias siswa-siswi.

“Itu cara kita agar mereka bisa lebih cepat memahami, dan meningkatkan semangat. Tadi juga kita mengajarkan bagaimana cara merawat dan menjaga uang rupiah,” ucapnya.

Tenaga pengajar di SD 1 Kedungsari, Bambang Pramudi mengatakan, ia merasa senang dengan diadakannya GenBI mengajar, karena ini kali pertama anak-anak mendapat edukasi terkait CBPR.

Walaupun sebelumnya setiap siswa telah diberikan pemahaman mata uang. Tetapi peran GenBI sebagai frontliner BI dibutuhkan oleh masyarakat. Khususnya anak-anak.

Baca juga:  Fathkhur Rohman Terpilih Jadi Ketua PCPM Pasuruhan

“Semoga kegiatan seperti ini masih tetap bisa dilakukan, memberikan ilmu kepada sesama dan semoga GenBI IAIN Kudus semakin sukses kedepannya,” pungkasnya. (cr3/fat)