Disporapar Jateng Upayakan Tingkatkan Kunjungan Wisatawan

BERPOSE: Foto bersama usai pelantikan pengurus Perkumpulan Penggiat Wisata Nusantara di Kantor Disporapar Jateng, Kamis (25/1/24). (LU'LUIL MAKNUN/JOGLO JATENG)

SEMARANG, Joglo Jateng – Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Provinsi Jawa Tengah menggandeng para penggiat wisata untuk dongkrak kunjungan wisatawan. Bersama Perkumpulan Penggiat Wisata (PPW) Nusantara, Disporapar Jateng berharap bisa mendapat energi baru untuk terus memajukan daya tarik wisata (DTW) di Jateng pada masyarakat luas.

Travel agent ini adalah ujung tombak untuk penarikan peningkatan pengunjung, itu teman-teman dari Perkumpulan Penggiat Wisata Nusantara selaku penjual paket pariwisata,” ungkap Kepala Disporapar Jateng Agung Hariyadi usai melantik pengurus Perkumpulan Penggiat Wisata (PPW) Nusantara di Kantor Disporapar Jateng, Kamis (25/1/24).

Baca juga:  Ungkap Keresahan, 13 Buruh di-PHK Sepihak

Pihaknya mengaku memiliki target kunjungan 60 juta wisatawan di 2024. Oleh karena itu, Agung menilai penggiat wisata ini sangat dibutuhkan bagi Provinsi Jateng sebagai promotor. Ia berharap, kepengurusan baru ini memberikan energi pada pembangunan pariwisata.

Ia menambahkan, saat ini yang menjadi kendala sekaligus tantangan adalah masalah infrastruktur yang belum memadai. Terutama akses jalan menuju tempat wisata. Oleh sebab itu, harus didukung banyak pihak. “Harapan kami, dengan adanya kepengurusan baru ini dapat memberikan energi baru pada pembangunan pariwisata di Jateng,” imbuhnya.

Baca juga:  Upgris Sukses Gelar Petanque Championship Series II

Sementara itu, Ketua PPW Nusantara Arief Amarudin menyampaikan, pihaknya akan berupaya meningkatkan kunjungan wisatawan. Menurutnya, pengelola wisata di Jateng harus kreatif. Kebanyakan masyarakat, kata dia, akan mengunjungi tempat yang sedang viral. “Bagaimana dia (pelaku wisata) bisa menawarkan objek yang berbeda dengan yang lainnya artinya akan dikunjungi oleh wisatawan,” jelasnya.

Dikatakan bahwa di Jateng, minat paling tinggi dikunjungi wisatawan adalah Karimunjawa. Kemudian di daerah utara ada wisata Guci dan Baturraden. Lalu di selatan juga masih menjadi langganan. Untuk wisata sejarah, Candi Borobudur dan Prambanan masih jadi favorit.

Baca juga:  Langkah Penanganan dan Penanggulangan HIV: Kesadaran Bersama untuk Kebaikan Semua

Diketahui, jumlah anggotanya PPW Nusantara saat ini ada 117 travel agent. Menurut Arief, apabila didukung dengan infrastruktur yang baik. Kunjungan wisatawan ke desa wisata juga akan meningkat.  “Kendalanya kan akses jalan. Padahal desa wisata di alam itu peminatnya banyak dan kita siap mendukung,” tandasnya. (luk/abd)