Bappeda Jateng Selenggarakan Penilaian Tahap II PPD 2024

PAPARAN: Kepala Bappeda Jateng Harso Susilo saat memberikan sambutan pada penilaian PPD tahap II di Semarang, Senin (29/1/24). (HUMAS/JOGLO JATENG)

SEMARANG, Joglo Jateng – Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Jawa Tengah menyelenggarakan penilaian Penghargaan Pembangunan Daerah (PPD) tingkat kabupaten/kota Provinsi Jawa Tengah (Jateng) Tahun 2024. Setelah melaksanakan penilaian dokumen dari 35 Kabupaten/kota se Jawa Tengah, proses itu kini telah memasuki masa penilaian tahap II yaitu presentasi dan wawancara bagi 11 kabupaten/kota yang masuk nominasi terbaik se Jawa Tengah.

Kepala Bappeda Jateng Harso Susilo menuturkan, penilaian tahap II ini bertujuan memilih terbaik 1, 2, dan 3 kabupaten/kota, untuk Penghargaan Pembangunan Daerah tingkat Provinsi Jawa Tengah Tahun 2024.

“Penilaian juga dilakukan untuk memilih satu kabupaten dan satu kota terbaik PPD Provinsi Jateng Tahun 2024. Perwakilan kabupaten dan kota tersebut, nantinya akan mewakili Jateng ke tingkat Nasional,” terangnya, kepada Joglo Jateng, Selasa (30/1/24).

Baca juga:  Wali Kota Semarang Ingatkan Aliran Air BKT Bisa makin Deras

Harso menjelaskan, PPD merupakan anugerah evaluasi kreatif dalam bentuk apresiasi kepada Pemerintah Daerah (Pemda) yang berprestasi dalam menghasilkan perencanaan berkualitas. Terlebih, mencapai target-target pembangunan daerah.

“PPD ini kita laksanakan sebagai bentuk evaluasi yang komprehensif dan kreatif terhadap pembangunan di provinsi dan kabupaten/kota.” tambahnya.

Selain untuk mendorong pemerintah daerah agar menyusun dokumen perencanaan yang konsisten, komprehensif, terukur, dan dapat dilaksanakan. PPD dilakukan untuk mendorong integrasi, sinkronisasi, dan sinergi antara perencanaan pusat dan daerah.

“PPD ini juga kita lakukan untuk mendorong pemerintah daerah untuk melaksanakan kegiatan secara efektif dan efisien dalam rangka pencapaian sasaran pembangunan. Selain itu, juga memberi dorongan pemerintah untuk berinovasi dalam perencanaan dan pelaksanaan pembangunan,” paparnya.

Baca juga:  Pj Gubernur Jateng Raih Penghargaan Dharma Karya Kencana Atas Komitmen Tinggi Penanganan Stunting
SEMANGAT: Kepala daerah kabupaten/kota yang lolos penilaian PPD tahap II berfoto bersama Kepala Bappeda Jateng dan tim penilai. (HUMAS/JOGLO JATENG)

Pada penilaian PPD tahap II di Jateng ini, kabupaten/kota yang lolos tahap ini adalah Kabupaten Temanggung, Kota Magelang, Kabupaten Jepara, Kabupaten Grobogan, dan Kabupaten Pati. Selain itu, ada juga Kota Surakarta, Kabupaten Sragen, Kota Pekalongan, Kabupaten Sukoharjo, Kabupaten Demak, dan Kabupaten Klaten.

“Pada penilaian tahap ini, para tim penilai yang terdiri dari Tim Penilai Independen (TPI) dan Tim Penilai Utama (TPU) akan menggali berbagai informasi dan melakukan konfirmasi terhadap instansi perencanaan pembangunan daerah kabupaten/kota yang lolos penilaian tahap I,” jelasnya.

Harso menambahkan, para tim penilai akan berdiskusi dengan pihak pemerintah daerah terkait pencapaian, kualitas dan proses penyusunan dokumen RKPD, serta inovasi daerah. Sebagaimana diketahui pada tahap sebelumnya, telah dilakukan penilaian terhadap dokumen perencanaan dan inovasi daerah oleh Tim Penilai Teknis (TPT).

Baca juga:  Disdikbud Jateng Evaluasi Insiden Piagam Palsu

“Pada penilaian tahap II ini akan menilai empat aspek yang meliputi pencapaian, kualitas dokumen, proses penyusunan dokumen RKPD, dan inovasi,” tegasnya.

Lebih lanjut, Harso mengungkapkan, proses penilaian presentasi dan wawancara setiap daerah berlangsung selama kurang lebih dua jam. Dengan alokasi waktu pendahuluan oleh tim penilai utama 10 menit, tayangan video pembukaan oleh pemerintah kabupaten/kota 5 menit, pemaparan oleh pemerintah kabupaten /kota 20 menit.

“Nanti juga ada tanya jawab dengan tim penilai independen selama 80 menit, setelah itu, penutup oleh tim penilai utama 5 menit,” pungkasnya. (all/gih)