KPU Kota Semarang Perdana Distribusikan 855 Logistik Pemilu

SUASANA: Sejumlah PPS sibuk mengemas kotak suara pemilu 2024 sebelum nantinya didistribusikan ke wilayah Kecamatan Tugu di Gudang Logistik KPU Kota Semarang Blok E No.39, Kecamatan Ngaliyan, Rabu (31/1/24). (FADILA INTAN QUDSTIA/JOGLO JATENG)

SEMARANG, Joglo Jateng – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Semarang secara perdana mendistribusikan 855 logistik pemilu 2024 untuk 95 Tempat Pemungutan Suara (TPS) di wilayah Kecamatan Tugu. Rincian 855 logistik itu, di antaranya 475 kotak suara dan 380 bilik suara. Selanjutnya KPU akan mendistribusikan 1.926 logistik pemilu untuk wilayah Kecamatan Mijen.

“Hari ini dua truk, besok ada satu truk ke Ngaliyan, Banyumanik, dan ke wilayah lainnya. Yang mana petugas telah selesai melakukan pengepakan agar tiap hari ada (pengiriman, Red.),” ucap Ketua KPU Kota Semarang, Henry Casandra Goeltom ditemui Joglo Jateng, Rabu (31/1/24).

Baca juga:  Gubernur Nana Berharap Borobudur Marathon Jadi Event Kelas Dunia

Ia menyampaikan, pihaknya telah meminta kepada petugas yang ada di setiap kecamatan untuk mengecek barang logistik dan gudang penyimpanan yang digunakan. Yakni untuk memastikan tidak adanya kerusakan.

“Namun Alhamdulillah gudang di kecamatan dalam keadaan baik. Ini berkat komunikasi antara KPU dengan Pemkot (Pemerintah Kota, Red.) Semarang, termasuk kepolisian dan kejaksaan. Kami yakin dan percaya pemilu ini merupakan tanggung jawab bersama stakeholder di Kota Semarang,” jelasnya.

Lebih lanjut, ia menerangkan, rencana durasi pendistribusian barang logistik ke 16 kecamatan selesai pada 12 Februari. Kemudian dikirimkan ke sejumlah TPS pada H-1 sebelum hari pencoblosan.

Baca juga:  Pemkot Semarang Raih 2 Penghargaan Bergengsi dari Arsip Nasional RI

Sementara itu, Executive General Manager Pos Kantor Cabang Utama (KCU) Semarang, Rusdi Hendra Sanjaya menambahkan, satu kendaraan box tertutup bisa menampung sebanyak 100 hingga 120 barang logistik. Misalnya ada 470 kotak suara, maka pihaknya menyediakan sebanyak empat truk.

“Ini kan jaraknya deket-deket. Bisa juga setelah pengiriman truk akan kembali, diisi lagi. Ritasenya yang kita hitung, bukan kendaraannya,” ungkapnya.

Ia menuturkan, sebanyak 30 truk yang siap digunakan setiap harinya. Truk yang paling banyak dibutuhkan nantinya yaitu untuk Kecamatan Pedurungan. Yakni sekitar 27 buah.

Baca juga:  Bawaslu Kota Semarang Soroti Penjaringan Bakal Calon di Internal Parpol

Kemudian, kata Rusdi, untuk mengantisipasi dampak cuaca buruk, pihaknya memakai truk boks yang tidak terbuka. Didalamnya juga masih dilapisi terpal, lalu ditutup.

“Boksnya sendiri juga ada plastik. Kemarin kita sudah cek, parkir di bawah hujan tidak ada yang bocor. Truk yang kita pakai sudah di cek semua oleh tim KPU,” katanya. (int/adf)