Figur  

Tarissa Rahmi Iffada, Mahasiswa Unisnu Jepara yang Berkarya di Bidang Seni

Tarissa Rahmi Iffada
Tarissa Rahmi Iffada. (LIA BAROKATUS SOLIKAH/JOGLO JATENG)

SALAH satu pegiat teater asal Jepara, Tarissa Rahmi Iffada telah menekuni proses hingga kini menjadi penulis naskah serta sutradara. Untuk mengolah bakat seni itu, Tarissa mengaku selalu melakukan aktivitas membaca dan menulis.

Ia kerap terlibat di berbagai event. Salah satunya dengan menjadi penulis naskah di pementasan monolog Jaladara Collectiva yang dipentaskan di Museum Kartini Jepara, pada Desember tahun lalu.

“Di teater aku belajar banyak. Dari mulai menjadi aktris teater biasa sekarang merambah menjadi sutradara dan penulis naskah,” ungkapnya, Rabu (31/1/24).

Baca juga:  Perbesar Peluang Bisnis melalui Jurusan Manajemen

Mahasiswa Universitas Islam Nahdlatul Ulama (Unisnu) Jepara ini juga menceritakan, di samping kuliah ia aktif berkecimpung di berbagai organisasi. Di antaranya Teater Tuman, Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Fokus, Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ), dan Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII).

“Aku mengikuti organisasi sebab aku ingin berkembang. Hobi dan bakat bisa terfasilitasi. Salah satunya ya di teater,” tuturnya.

Ia mengaku karyanya pernah dilirik oleh Fahrudin De Brodin, seniman asal Jepara. Sebab, Tarissa menjadi salah satu mahasiswa yang pertama kali menampilkan Zine di pameran Jaladara Collectiva.

Baca juga:  Healing dengan Baca Buku

“Aku dapat tanggapan positif dari seniman Brodin. Katanya, Jepara masih sangat awam dengan pameran Zine,” tambah Tarissa.

Dia mengaku mendapat banyak manfaat ketika terjun di dunia teater. Di antaranya, mudah mengenal seni lebih dalam lagi. Sebab, Jepara masih butuh banyak anak muda yang mau terjun ke bidang ini.

“Semoga mendapatkan ruang-ruang baru. Jepara butuh dengan pemuda-pemuda yang tekun di bidang seni,” tandas Tarissa. (cr4/adf)