Jepara  

Siswa hingga Mahasiswa Gotong Royong Tanam Mangrove di Pesisir Jepara

SEMANGAT: Siswa, mahasiswa, dan warga saling gotong royong melakukan aksi bersih-bersih dan penanaman mangrove di pesisir Jepara, Minggu (4/2/2024). (HUMAS/JOGLO JATENG)

JEPARA, Joglo Jateng – Sejumlah pelajar dari kalangan siswa dan mahasiswa saling gotong royong melakukan aksi bersih-bersih dan penanaman mangrove di sejumlah titik di pesisir Jepara.

Mereka terdiri dari mahasiswa jurusan Teknik Lingkungan dan Studi Agama-Agama UIN Walisongo Semarang beserta para siswa PTQ Darul Hikmah, siswa SMA, mahasiswa Universitas Islam Nahdlatul Ulama Jepara, Universitas Islam Sultan Agung dan warga sekitar lokasi penanaman.

Dari lima lokasi yang dibersihkan dan ditanami mangrove, tempat terakhir dilakukan di Pantai Wisata Mangrove Tanggul Tlare Kecamatan Kedung, Kabupaten Jepara, pada Minggu, 4 Februari 2024.

Baca juga:  KIP Jadi Ujung Tombak Informasi Masyarakat

Ketua HMJ Teknik Lingkungan UIN Walisongo Semarang, Adi Priyo Virmanto mengatakan, kegiatan ini lebih dari hanya menanam dan bersih-bersih pantai saja, kita dapat menyaksikan langsung dampak abrasi yang kian mengganas, mengancam lingkungan sekitar.

“Jika kita hanya berdiam saja, maka dampak-dampak negatif lainnya yang jauh lebih besar dapat terjadi. Program Ijonisasi Pesisir Jepara ini merupakan program yang kami praktekkan dengan terjun langsung kepada masyarakat sekitar dan mengimplementasikan apa yang sudah kami pelajari sampai saat ini,” kata Adi.

Hal senada juga disampaikan Ketua HMJ Studi Agama-Agama, Afif. Menurutnya, sebagai Khalifah Allah di bumi, dia dan teman-temannya bersemangat dalam acara ini.

Baca juga:  Bayangkara Kartini Run, Gus Haiz Apresiasi Polres Jepara

“Kita tahu bahwa semesta ini ciptaan Allah, sehingga laut, pesisir, pantai dan semua isi yang ada di dalamnya pun ciptaan-Nya. Selain mengimplementasikan apa yang kami pelajari, kami juga menyikapi bahwa beragama ialah prinsip saling mengayomi sesama makhluk Allah,” ucapnya.

Ahmad Fauzan Hidayatullah sebagai inisiator mengucapkan, penanaman mangrove ini dilakukan untuk mencegah adanya abrasi. Total penanaman bibit mangrove di setiap 5 tempat berjumlah 1000 bibit mangrove. Selain menanam mangrove, kebersihan pantai juga menjadi tujuan utama dari kegiatan ini.

“Diharapkan dengan adanya kegiatan Ijonisasi Pesisir Jepara ini dapat mencegah adanya abrasi serta dengan resik-resik pantai, kita dapat menjaga kebersihan lingkungan pantai sehingga pantai dapat dilihat dan digunakan dengan nyaman,” ucapnya.

Baca juga:  DP3AP2KB Jepara Minta Orang Tua Awasi Anak saat Libur Sekolah

Dalam kegiatan tersebut, warga sekitar lokasi tampak antusias membantu aksi bersih-bersih dan penanaman mangrove. Mereka berharap adanya penanaman ini dapat mencegah abrasi yang terjadi tiap tahun dan juga  dengan resik-resik pantai lingkungan menjadi bersih dan asri. (*/gih)