Wujudkan KLA Paripurna, Bangun RBRA Baru

BERMAIN: Anak-anak saat menikmati wahana bermain di RBRA kompleks Masjid Agung Bantul, beberapa waktu lalu. (JANIKA IRAWAN/JOGLO JOGJA)

BANTUL, Joglo Jogja – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bantul terus berupaya mewujudkan tingkat pencapaian sebagai Kabupaten Layak Anak (KLA) paripurna. Dengan membangun ruang bermain ramah anak (RBRA) yang salah satunya di Kompleks Masjid Agung Bantul ini.

Sekretaris Daerah (Sekda) Bantul Agus Budi Raharja menyampaikan, pemerintah telah berkomitmen menjadikan Bantul sebagai KLA paripurna. Sehingga untuk mewujudkan pencapaian itu, anak-anak wajib mendapatkan fasilitas berupa ruang bermain atau RBRA.

“Harapannya RBRA ini dapat membuat anak-anak semakin ceria dan semangat belajar. Selain itu, tempat ini bisa menjadi sebagai ruang edukasi bagi mereka,” ungkapnya.

Menurutnya, saat ini anak-anak telah mengalami kekakuan berkomunikasi antar sesama, pasalnya hanya disibukkan bermain handphone. Maka dari itu, RBRA dapat menjadi sarana bagi mereka agar semakin aktif berkomunikasi dan menjadi titik tolak untuk mengembangkan potensi diri.

“Inilah perlunya ruang bermain, supaya mereka bisa saling berkomunikasi. Dengan adanya RBRA ini harapannya anak-anak mampu mengembangkan potensinya secara optimal,” imbuhnya.

DIBUKA: Istri Bupati Bantul Emi Masruroh (tengah) bersama Sekda Bantul Agus Budi Raharja (kiri) saat membuka RBRA baru di Kompleks Masjid Agung Bantul, beberapa waktu lalu. (JANIKA IRAWAN/JOGLO JOGJA)

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Bantul Ari Budi Nugroho mengatakan, sejak 2022 lalu pihaknya telah membangun beberapa ruang terbuka hijau yang ramah anak. Hal itu tidak terlepas dalam rangka mendukung salah satu misi bupati, yakni mewujudkan Bantul sebagai KLA.

“Jadi RTH tersebut tidak hanya untuk memenuhi ketersediaan ruang terbuka saja. Tapi juga dilengkapi dengan berbagai fasilitas bermain bagi anak-anak,” tuturnya.

Pihaknya menambahkan, sejauh ini telah membangun beberapa RBRA. Di antaranya di Kawasan Taman Milenial, Lapangan Trirenggo dan Kompleks Masjid Agung ini. “Selanjutnya kami akan merawat dan mengelola RBRA ini sebaik mungkin. Sehingga bisa dimanfaatkan masyarakat, khususnya anak-anak,” terangnya.

Sedangkan, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3APPKB) Ninik Istitarini menambahkan, RBRA merupakan salah satu syarat indikator tercapainya KLA paripurna. Di mana hal itu menjadi pencapaian yang ditargetkan pada 2024 ini.

“2023 lalu Bantul telah meraih KLA utama. Sehingga 2024 ini kami berharap mendapatkan KLA paripurna,” paparnya.(nik/sam)