Jepara  

Kampanye di Jepara, Partai Buruh Singgung Masyarakat Tertindas hingga Pupuk Langka

Ketua Partai Buruh Said Iqbal saat kampanye di Jepara, Jumat (9/2/2024). (HUMAS/JOGLO JATENG)

JEPARA, Joglo Jateng – Ketua Partai Buruh, Said Iqbal, menyinggung beberapa persoalan yang terjadi di masyarakat. Mulai masih banyaknya masyarakat yang tertindas, soal kemiskinan, adanya konflik agraria hingga pupuk langka.

Oleh sebab itu, pihaknya akan berusaha menyelesaikan masalah tersebut, jika Partai Buruh berhasil memiliki keterwakilan di DPR pada Pemilu 2024 mendatang.

Hal tersebut, ia sampaikan saat kampanye akbar di Lapangan Kecamatan Mayong, Kabupaten Jepara, Jumat (9/2/24) bersama para kader, simpatisan dan relawan Partai Buruh di sekitarnya.

Pada kesempatan itu, ia menceritakan terkait sejumlah persoalan klasik yang terjadi. Seperti petani yang kesusahan peroleh pupuk dan harga yang tinggi.

Baca juga:  Segitiga Epidemiologi Jadi Faktor Penyebaran DBD

Lalu konflik agraria, contoh kasus adalah Wadas dan Kendeng yang hingga hari ini belum terselesaikan. Sehingga, melalui reforma agraria dan kedaulatan pangan Partai Buruh berupaya entaskan.

Kemudian, tingkat kemiskinan yang terjadi di Provinsi Jawa Tengah. Padahal, Presiden terpilih saat ini berasal dari daerah tersebut, namun kemiskinannya berada di urutan ke lima di Indonesia.

“Belum lagi persoalan buruh di beberapa kabupaten/kota yang kenaikan upahnya sehari Rp 2.700, seharga masuk toilet,” papar Said Iqbal, Jumat (9/2/24).

Berangkat dari hal tersebut, Said Iqbal meminta kepada masyarakat Jepara, untuk bersama-sama memenangkan Partai Buruh. Sehingga agenda untuk mewujudkan Negara sejahtera dapat tercapai.

Baca juga:  Siswa hingga Mahasiswa Gotong Royong Tanam Mangrove di Pesisir Jepara

Pihaknya optimistis akan menyumbangkan kursi DPR RI. Lantaran survei internal elektabilitasnya sudah mencapai 4,778%.

“Partai Buruh mentargetkan untuk Provinsi Jateng 2 Kursi DPR RI dan 3-4 kursi DPRD Provinsi serta memiliki fraksi di DPRD kabupaten/kota se-Jateng. Antara lain Fraksi DPRD Kabupaten/Kota Jepara, Grobogan, Cilacap, Kendal dan beberapa Kabupaten/Kota lainnya,” pungkasnya. (hms/rds)