Kudus  

Ratusan Warga Pengungsi Terima Bantuan Makanan dan Minuman

MASAK: Tampak jajaran Polres Kudus dan Bhayangkari Kudus sedang meninjau warga pengungsi terdampak banjir, pada Jumat (9/2/2024). (HUMAS/JOGLO JATENG)

KUDUS, Joglo Jateng – Bencana banjir di wilayah Kabupaten Demak semakin meluas. Sejumlah warga yang sebelumnya memilih bertahan di rumahnya, kini mulai mengungsi ke tempat yang lebih aman dan terdekat, salah satunya ke Kabupaten Kudus.

Setidaknya ada tiga pengungsian korban banjir Demak yang dibangun di Kudus. Yakni, di atas Jembatan Tanggulangin, di Terminal Induk Jati Kudus, dan di Balai Desa Jati Wetan.

Menyikapi hal tersebut, Kapolres Kudus, AKBP Dydit Dwi Susanto bersama Ketua Bhayangkari Cabang Kudus, Ny. Nadia Dydit DS, turun langsung melaksanakan bhakti sosial dengan membuka dapur umum dan menyalurkan bantuan sembako di lokasi pengungsian korban bencana banjir di Terminal Induk Kudus, Jumat (9/2/2024).

Baca juga:  Pembayaran BPJS Kesehatan ke Faskes Capai Rp 820 Milliar

Kegiatan ini sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang sedang mengalami musibah bencana banjir yang kini tengah berada di lokasi pengungsian. Berbagai kebutuhan makanan dan minuman mulai dari nasi kotak, sembako, mie instan, susu, selimut, pampers, dan vitamin disalurkan kepada para pengungsi.

“Bantuan kemanusiaan ini untuk membantu beban warga terdampak banjir yang terjadi di wilayah Karanganyar Demak,” kata Kapolres Kudus, AKBP Dydit Dwi Susanto.

LOGISTIK: Jajaran Polres Kudus dan Bhayangkari Kudus sedang meninjau warga pengungsi terdampak banjir, pada Jumat (9/2/2024). (HUMAS/JOGLO JATENG)

Bantuan tersebut disambut antusias oleh para pengungsi. Kapolres berharap bantuan yang diberikan dapat bermanfaat dan semoga banjir segera surut agar masyarakat dapat beraktifitas seperti biasa.

Baca juga:  Undaan Membentuk 4 Desa Tangguh Bencana

Selain bantuan sembako dan dapur umum, lanjut Kapolres, pihaknya juga membuka posko pelayanan kesehatan bagi warga terdampak banjir Demak di lokasi pengungsian (Terminal Induk Kudus).

AKBP Dydit menuturkan, Polres Kudus bergerak cepat dengan memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat terdampak banjir. Kegiatan tersebut sebagai bentuk kepedulian Polres Kudus dalam memberikan pelayanan prima kepada warga terdampak banjir.

Selain membuka Posko kesehatan, nantinya Tim Dokkes Polres Kudus juga melakukan pemeriksaan kesehatan dengan turun langsung menemui pengungsi, dan memberikan penanganan medis jika ada yang sakit.

Baca juga:  Gali Potensi Remaja melalui Kompetisi Sepak Bola U-17 dan U-23

“Diharapkan dengan kegiatan ini warga korban banjir dapat terpantau kesehatannya. Semoga bencana segera berlalu,” imbuhnya.

Sementara itu, salah seorang warga pengungsi, Siti mengaku sangat terbantu dengan adanya bantuan logistik dari Polres Kudus.

“Alhamdulillah ada bantuan dari pak polisi,” pungkasnya. (adm/fat)