Disdukcapil Kota Yogykarta Pastikan Stok E-KTP Tercukupi Jelang Pemilu

Kepala Disdukcapil Kota Yogykarta, Septi Sri Rejeki
Kepala Disdukcapil Kota Yogykarta, Septi Sri Rejeki. (RIZKY ADRI KURNIADHANI/JOGLO JOGJA)

KOTA, Joglo Jogja – Menjelang Pemilu 2024, terdapat peningkatan pencetakan dan perekaman e-KTP. Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Yogyakarta mencatat stok keping e-KTP akan tercukupi.

Kepala Disdukcapil Kota Yogyakarta Septi Sri Rejeki mengatakan, sesuai Instruksi Dirjen Dukcapil, selama libur panjang pada 8-11 Februari serta saat pemilu pada 14 Februari, seluruh Disdukcapil di Indonesia tetap membuka pelayanan bagi masyarakat.

“Saat kami membuka pelayanan di hari libur, terdapat kenaikan perekaman dan cetak e-KTP. Di mana antrean terdapat di mal pelayanan public (MPP), drive thru, maupun kantor Disdukcapil. Sangat banyak sekali,” ungkapnya.

Baca juga:  Kuatkan Program Merdeka Belajar & Perlindungan Hak Anak

Peningkatan ini cukup signifikan, yang mencapai lebih dari 300 orang. Jika pada hari biasa sekitar 150-200 orang. “Alhamdulillah SIAK tidak terganggu, sehingga yang merekam bisa langsung cetak berjalan baik,” tambahnya.

Lebih lanjut, terkait kepesertaan pemilu, saat ini penduduk Kota Yogyakarta berusia minimal 17 tahun yang belum merekam e-KTP tersisa empat orang. Pihaknya sudah berupaya melakukan jemput bola, tetapi ternyata mereka sudah berdomisili di luar daerah.

“Kami door to door mencari alamat tersebut. Namun, empat orang ini domisilinya sekarang tidak di Kota Yogyakarta dan kami tidak tahu alamatnya. Mereka meninggalkan email, kami lewatkan email tapi tidak direspons,” terangnya.

Baca juga:  Fasilitasi UMKM Kembangkan Usaha Serat Alam

Berdasarkan data terakhir pada 17 Januari 2024 lalu, persentase penduduk Kota Yogyakarta yang sudah melakukan perekaman e-KTP sebesar 99,72 persen. Dengan banyaknya pelayanan di hari libur jelang pemilu ini, maka persentase itu sudah meningkat.

“Kami tidak menutup domisili Kota Yogyakarta saja, tapi ada masayarakat yang mengunjungi dari luar daerah. Kami tidak menolak karena ketersediaan keping sangat aman dan terkendali. Kini 1.900 keping, hari berikutnya dapat tambahan 2.000 keping dari Biro Tapem Pemda DIY,” pungkasnya.(riz/sam)