Sulap Cangkang Keong jadi Suplemen Ayam

KREATIF: Siswa SMA PGRI Kayen berhasil mengolah cangkang keong jadi suplemen ayam. (LUTHFI MAJID/JOGLO JATENG)

HANYA orang-orang kreatif yang mampu memanfaatkan barang tak berguna menjadi produk bermanfaat. Seperti halnya siswa-siswi SMA PGRI Kayen Kabupaten Pati ini.

Mereka ialah Adam Nughroho, Manis Divayanti, dan Adinda Lilis Fitriani (kelas XI). Dari tangan kreatif ketiga siswa itulah, cangkang keong tak berguna disulap menjadi suplemen untuk ayam petelur.

Berkat inovasinya, ketiga siswa tersebut berhasil mendapatkan medali emas dalam ajang Asean Innovative Science Environmental And Entrepreneur Fair (AISEEF). Penghargaan itu diberikan di Universitas Diponegoro (Undip) Semarang pada 5 Februari 2024 lalu.

Baca juga:  SD Negeri Tamanan Gelar Karya & Market Day Jadi Ajang Pameran Kreativitas

Awalnya, mereka sedang meneliti cangkang keong. Salah satu binatang yang bersifat invasif bagi tanaman padi para petani.

“Keong yang kami gunakan keong emas karena banyak ditemui di sawah. Keong emas sendiri banyak merugikan petani sebab tidak bisa dibasmi dan dimakan dagingnya,” kata Adam.

Ia menerangkan, cangkang keong dari hasil penelitiannya mengandung sejumlah gizi untuk ayam petelur. Namun yang terbanyak berupa kalsium karbonat yang dapat merangsang produksi telur pada ayam kian meningkat.

“Kami ingin meningkatkan kualitas hingga kuantitas produksi ayam telur agar semakin tinggi. Apalagi kebutuhan konsumsi telur masyarakat Indonesia juga terhitung tinggi,” tuturnya.

Baca juga:  SMP 1 Jekulo Sajikan Kebhinekaan dalam Agenda P5

Sementara itu, guru pembimbing SMA PGRI Kayen, Betty Shinta Indriani mengungkapkan bahwa cangkang keong cocok jadi pakan ternak. Sebab binatang itu bisa membantu menghemat pakan.

“Pakan bisa berkurang 10 hingga 15 persen dari biasanya. Tapi kami akan uji coba terkait efektivitasnya ke ternak,” terangnya. (lut/adf)