Figur  

Posyandu Remaja: Menjaga Kesehatan Fisik dan Mental Generasi Muda

Kurnia Heinz Dwi Aulia Ristanto
Kurnia Heinz Dwi Aulia Ristanto. (DOK. PRIBADI/JOGLO JATENG)

POS pelayanan terpadu (posyandu) tidak hanya dimanfaatkan untuk memantau kesehatan khusus balita dan lansia saja. Saat ini, pemerintah telah mendirikan posyandu khusus remaja.

Salah satu kader posyandu remaja, Kurnia Heinz Dwi Aulia Ristanto (19) mengungkapkan pentingnya pemeriksaan tubuh para remaja. Tujuannya agar proses pertumbuhan di usia emas bisa dimaksimalkan.

Selamat Idulfitri 2024

Gadis yang kini sibuk dengan aktivitasnya menjadi mahasiswa itu menjelaskan bahwa semua remaja perlu menyadari pentingnya pemeriksaan kesehatan tubuh. Sebab dengan rutin memeriksakan diri ke posyandu, nantinya para remaja akan mendapatkan suplemen serta makanan bergizi untuk perkembangan tubuh.

Baca juga:  Senang Bersosialisasi, Dalami Ilmu BK

“Di samping itu juga paham bagaimana cara pemenuhan gizi pada masa pertumbuhan di usia remaja,” jelasnya, belum lama ini.

Beberapa hal yang dilakukan pemeriksaan pada posyandu remaja yaitu pengukuran tekanan darah atau tensi, berat badan, tinggi badan, lingkar lengan. Kemudian pemberian KIE (konseling, informasi, dan edukasi).

Kurnia menuturkan, pada KIE, remaja diberi pendidikan tentang bagaimana cara menjaga kesehatan tubuh dan mental. Khusus untuk edukasi mental, mereka diberi informasi tentang kiat menjaga serta memperkuat mental yang berpengaruh besar pada kesehatan tubuh.

Baca juga:  Salah Jurusan, Zulfatun Berhasil Raih Karir Impian di Laboratorium Medis

Dari perannya ini, ia berharap remaja di Pemalang khususnya di sekitar lingkungan tempat tinggalnya bisa lebih memahami pola hidup sehat. Dalam menjaga pola hidup sehat, bukan hanya asupan makanan yang harus diperhatikan, hal lain seperti tontonan serta bacaan di media sosial juga harus diperhatikan sebagai cara menjaga kesehatan mental.

“Tujuan posyandu remaja untuk memberi pengetahuan remaja untuk berpola hidup sehat dan sebagai sosialisasi remaja. Kegiatan ini sangat bernilai positif untuk remaja. Jadi yuk kita periksakan diri. Semuanya gratis tidak dipungut biaya,” terangnya. (fan/adf)