UPGRIS Terjunkan Mahasiswa KKN di Lokasi Banjir Demak

PROSESI: Rektor Universitas PGRI Semarang Dr Sri Suciati saat pelepasan mahasiswa KKN, di Balairung Upgris, Semarang, belum lama ini. (ANTARA/JOGLO JATENG)

SEMARANG, Joglo Jateng – Universitas PGRI Semarang (Upgris) menerjunkan sebanyak 1.649 mahasiswa untuk melakukan kuliah kerja nyata (KKN). Di antaranya di lokasi banjir di Kabupaten Demak dan Grobogan.

Rektor Upgris Dr. Sri Suciati menyampaikan bahwa KKN merupakan momentum bagi mahasiswa untuk terjun langsung ke masyarakat. Sekaligus menerapkan ilmu yang diperoleh saat kuliah.

Selamat Idulfitri 2024

“Ini (KKN, Red.) saatnya mahasiswa mengimplementasikan ilmunya di lapangan,” katanya saat menyampaikan arahan pada pelepasan KKN mahasiswa, di Balairung Upgris, belum lama ini.

Menurut dia, karya nyata mahasiswa tentunya sangat dibutuhkan masyarakat. Terutama mereka yang menjadi korban terdampak bencana, seperti banjir di Demak dan Grobogan. Di daerah yang terdampak banjir, mahasiswa akan melaksanakan program KKN dengan tema utama adalah kebersihan dan kesehatan.

Baca juga:  DPU Kota Semarang Gencarkan Penambalan di Sejumlah Titik Jalan

“Saudara-saudara pasti ditunggu di sana untuk memulihkan keadaan setelah banjir,” katanya.

Sementara itu, Ketua KKN Upgris Arisul Ulumuddin menyebutkan bahwa para mahasiswa tersebut akan menjalankan KKN yang tersebar di sembilan kabupaten/kota di Jateng. Selain itu, ada juga mahasiswa dari luar pulau Jawa yang melaksanakan KKN di desa masing-masing yang tersebar di Aceh, NTB, NTT, Sulawesi Tengah, dan beberapa provinsi lain di Indonesia.

Para mahasiswa KKN itu bakal menjalankan program dengan ragam bidang yang berlainan. Di antaranya literasi pendidikan, kesehatan, kewirausahaan, lingkungan, pariwisata lokal, hingga penurunan dan edukasi stunting.

“Pelaksanaan kuliah kerja nyata akan diakhiri dengan ekspo dan berbagai lomba di tingkat kecamatan. Harapannya mereka maksimal mengabdikan ilmunya di masyarakat,” pungkasnya. (ara/adf)