BPK Mulai Periksa Laporan Keuangan DIY

PAPARAN: Wakil Gubernur DIY, KGPAA Paku Alam X tengah menyampaikan amanatnya dalam entry meeting antara BPK dan Pemda DIY, di Gedhong Pracimasana, Kompleks Kepatihan, Rabu (21/2/24). (HUMAS/JOGLO JOGJA)

YOGYAKARTA, Joglo Jogja – Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) telah mengawali tahap pemeriksaan terinci, terhadap Laporan Keuangan Pemerintah Daerah DIY Tahun Anggaran 2023, mulai 22 Februari hingga 23 Maret mendatang.

Wakil Gubernur DIY KGPAA Paku Alam X menyatakan, setelah menyelesaikan tahap pendahuluan, pemeriksaan terinci ini dijadwalkan akan berlangsung selama 30 hari. Serta, proses ini telah melalui berbagai tahapan sesuai prosedur. Sebelum akhirnya dilakukan pemeriksaan keuangan secara terperinci dan lebih detail, untuk mengetahui hasil akhirnya.

“Sehingga, kami akan berkomitmen dalam menindaklanjuti rekomendasi hasil pemeriksaan. Sebagai bentuk akuntabilitas dan transparansi pengelolaan keuangan daerah,” jelasnya.

Baca juga:  Cacing Hati Ditemukan pada Puluhan Hewan Kurban di Bantul, Daging Aman Dikonsumsi

Sementara itu, Kepala Perwakilan BPK DIY Widhi Widayat menjelaskan, pemeriksaan terinci ini bertujuan menguji kewajaran dan keakuratan informasi, yang disajikan dalam Laporan Keuangan Pemerintah Daerah.

“Kami akan menilai empat kriteria utama. Yaitu kesesuaian standar akuntansi pemerintahan, kecukupan pengungkapan informasi keuangan, efektivitas Sistem Pengendalian Intern (SPI) dan kepatuhan peraturan perundang-undangan,” tuturnya.

Hasil pemeriksaan akan berujung pada pemberian opini oleh BPK, yang berupa opini wajar tanpa pengecualian (WTP), wajar dengan pengecualian (WDP), tidak wajar (TW), atau tidak memberikan opini.

“Opini tersebut lebih mengindikasikan informasi dalam laporan keuangan dapat dipercaya dan kredibel. Namun masih mungkin terdapat pelanggaran atau penyimpangan lain yang belum terdeteksi,” imbuhnya.(suf/sam)