Pemkot Semarang Raih Paritrana Award 2024

SIMBOLIS: Plt Asisten Ekonomi, Pembangunan dan Kesejahteraan Rakyat, Hernowo Budi Luhur mewakili Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu menerima Penganugerahan Penghargaan Paritrana Award 2024 tingkat Jawa Tengah dari Sekda Provinsi Jateng, Sumarno di Disnakertrans Provinsi Jawa Tengah, Rabu (21/2/24). (HUMAS/JOGLO JATENG)

SEMARANG, Joglo Jateng – Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang berhasil meraih gelar juara dalam Penghargaan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan Paritrana Award Tahun 2024 tingkat Provinsi Jawa Tengah. Paritrana Award merupakan ajang penghargaan yang diberikan oleh Presiden RI kepada pemerintah provinsi, kabupaten, kota, dan pelaku usaha yang mendukung penuh pelaksanaan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (Jamsostek).

Plt Asisten Ekonomi, Pembangunan, dan Kesejahteraan Rakyat, Hernowo Budi Luhur mewakili Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu menerima Penganugerahan Penghargaan Paritrana Award 2024 tingkat Jawa Tengah yang berlangsung di Kantor Disnakertrans Provinsi Jawa Tengah. Dirinya bersyukur akhirnya Pemkot Semarang mendapat penghargaan tersebut di awal tahun ini.

Selamat Idulfitri 2024

“Alhamdulillah berkat kerja keras Bu Wali (Wali Kota, Red.) dan juga teman-teman di Disnaker, siang ini kita mendapatkan penghargaan juara Paritrana Award kategori pemerintahan,” ucapnya melalui keterangan tertulis yang diterima Joglo Jateng, Rabu (21/2/24).

Baca juga:  DPU Kota Semarang Gencarkan Penambalan di Sejumlah Titik Jalan

Ia menambahkan, upaya dan terobosan Pemkot Semarang terkait BPJS Ketenagakerjaan sangat terstruktur. Seperti contohnya, kegiatan-kegiatan mulai dari ASN, non-ASN, hingga lini masyarakat paling bawah yakni RT dan RW.

“Kami dorong agar bisa ter-cover BPJS Ketenagakerjaan. Di situlah Kota Semarang mendapatkan penghargaan,” jelasnya.

Dirinya mengatakan, Pemkot Semarang berhasil menjadi juara mengalahkan 35 kabupaten kota se-Jawa Tengah. Kemudian, disusul peringkat kedua diraih Kabupaten Demak, dan peringkat ketiga Kota Tegal.

“Bu Wali memiliki kebijakan sangat bagus. Termasuk melindungi masyarakat kini bawah yang beresiko seperti RT RW dan mendorong agar bisa memiliki BPJS Ketenagakerjaan,” ungkapnya.

Baca juga:  Tim Futsal USM Juara 2 Turnamen Ramadan Cup

Selain itu, dirinya juga menginformasikan bahwa nantinya Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kota Semarang juga berencana melindungi pekerja rentan seperti PKL, petani kurang mampu. Kemudian nelayan kurang mampu dan pekerja ekonomi bawah untuk bisa terlindungi dengan BPJS Ketenagakerjaan. (int/adf)