Kudus  

Bank Sampah Muria Berseri Miliki 368 Nasabah

KARYA: Salah satu petugas bank sampah sedang menunjukkan salah satu hasil olahan sampah yang memiliki nilai ekonomi, belum lama ini. (DYAH NURMAYA SARI/JOGLO JATENG)

KUDUS, Joglo Jateng – Bank Sampah Muria Berseri memiliki 368 nasabah. Dari keseluruhan tersebut mereka konsiten dalam memilah dan menabung sampah.

Ketua Bank Sampah Muria Berseri (BSMB) Kabupaten Kudus, Diana Kristiowati menyampaikan, keberlanjutan bank sampah saat ini masih diteruskan dari pengurus lama. Mereka masih aktif dan tetap menjaga bank sampah sehingga masih bisa berjalan hingga saat ini.

“Total nasabah selama ini mencapai 368. Ada juga yang luar Kudus seperti bank sampah di daerah Bendanpete, Kecamatan Nalumsari, Kabupaten Jepara,” ucapnya.

Dia menambahkan, di Kudus sendiri ada beberapa bank sampah yang jauh jangkauannya. Seperti di daerah Kirig, Conge, Megawon, Panjang, Demaan, Singocandi, Dersalam, Burikan.

Baca juga:  Kudus Berupaya Raih Predikat KLA Madya, UPTD PPPA Menjadi Kunci

“Kalau di sekolah itu seperti SMA N 1 Kudus masih langganan setor di bank sampah. Tetapo, dalam pemilahan masih minta dijemput. Karena sistemnya mau dibayar di tempat. Namun, kendalanya dari sini belum punya kendaraan,” tuturnya.

Dalam mengapresiasi nasabah, Bank Sampah Muria Berseri berkerja sama dengan pihak swasta. Setiap pembangunan tabungan diberikan setiap 6 bulan sekali. Ada juga hadiah door prize biasanya pembagian untuk nasabah setahun sekali.

Seluruh nasabah yang menabung dari Juli hingga Desember. Nasabah mendapatkan minyak gratis dari bank sampah muria berseri. Tujuannya dalam rangka menghargai upaya masyarakat yang sudah mau melakukan pemilahan sampah dan menabung.

Baca juga:  Desa Mandiri Ngembalrejo Tingkatkan Pengelolaan Sampah

“Kita mengapresisasi kesadaraan masyarakat yang melakukan pemilahan dan menabung,” pungkasnya. (cr3/fat)