Kudus  

Fasilitator PGP 15 Bantu Bersihkan Sekolah Terdampak Banjir

AKSI: Fasilitator PGP 15 Kudus bersama tim PMI membantu proses bersih-bersih di SDN 2 Karanganyar yang terdampak banjir, belum lama ini. (DOK. PRIBADI/JOGLO JATENG)

KUDUS, Joglo Jateng – SDN 2 Karanganyar, Kabupaten Demak menjadi salah satu sekolah terparah yang terdampak banjir. Sebagai bentuk kepedulian, Komunitas Fasilitator Program Guru Penggerak (PGP) angkatan 15 Kudus melakukan bakti sosial membantu prosees bersih-bersih di SD 2 Karanganyar, belum lama ini.

Fasilitator PGP 15 Kudus, Eko Mardiana menceritakan kondisi SD 2 Karanganyar yang memprihatinkan. Selama lebih dari sepuluh hari terendam banjir hingga ketinggian air 3 meter, nyaris tak ada barang-barang di sekolah yang bisa diselamatkan.

Selamat Idulfitri 2024

“Rasanya tak tega melihat secara langsung kondisi SD 2 Karanganyar pascabanjir ini. Tak hanya fasilitas sekolah yang hampir semuanya rusak, namun bangunan fisiknya juga memprihatinkan,” ungkapnya.

Baca juga:  Okupansi Sapphire Boutique Hotel Kudus Meningkat Jelang Lebaran

Untuk itu, kata dia, para fasilitator PGP angkatan 15 Kabupaten Kudus melakukan bakti sosial bersih-bersih untuk meringankan beban sekolah tersebut. Dari mulai mengeluarkan buku-buku yang masih basah dari dalam kelas dan kantor, mengeluarkan bangku ke halaman, hingga membersihkan lumpur yang merendam semua sudut sekolah.

“Ini sebagai upaya gotong royong kita. Melihat kondisi sekolah yang kalau dibersihkan beberapa orang saja pasti memakan waktu lama,” ujar Eko.

Sementara itu, fasilitator PGP lainnya, Fitriyanto mengungkapkan, para fasilitator Guru Penggerak tidak sendiri. Pihaknya bekerja sama dengan PMI Kudus, PMI Demak, PMI Boyolali, serta para penjaga sekolah di Kecamatan Kaliwungu.

Baca juga:  Pemdes Golantepus Layani Program Sisir Sehat

“Hari ini kami baru bisa membersihkan dua ruang kelas. Masih ada 16 ruang lain yang belum tertangani. Karena memang aksi ini dilakukan selepas tugas sekolah. Dan akan dilanjutkan pada hari berikutnya,” terangnya.

Kepala Sekolah SD 2 Karanganyar, Jumiatun mengucapkan terima kasih kepada para relawan yang bersedia membantu bersih-bersih pascabanjir menggenangi sekolahnya. Ia menjelaskan, SD 2 Karanganyar memang menjadi lokasi terdampak banjir, karena letaknya berada di jalan Kudus-Demak kilometer 15.

“Saat ini kami memiliki 265 peserta didik. Karena SD 2 Karanganya merupakan sekolah regrouping tiga SD. Yaitu SD 2 Karanganyar, SD 3 Karanganyar, dan SD 4 Karanganyar,” ucapnya.

Baca juga:  Musrenbang, H. Masan Minta Pemkab Segera Carikan Solusi

 

Selain itu, kata dia, nyaris semua guru dan siswa juga rumahnya terdampak banjir. Sehingga sebagian besar mengungsi ke wilayah Kabupaten Kudus karena memang kecamatan Karanganyar berbatasan langsung dengan Kudus.

“Saat terjadi banjir, mereka tidak sempat menyelamatkan barang-barang yang berada di sekolah. Jadi berkat bantuan teman-teman mewakili seluruh civitas SD 2 Karanganyar, kami ucapkan terima kasih tak terhingga. Semoga amal baik ini mendapat balasan setimpal dari Tuhan,” ucapnya. (cr1/adf)