MtsN 1 Pati Beri Reward untuk 40 Siswa Berprestasi

APRESIASI: Kepala MTsN 1 Pati memberikan reward kepada dua siswinya, belum lama ini. (DOK. PRIBADI/JOGLO JATENG)

PATI, Joglo Jateng – Madrasah Tsananwiyah Negeri (MtsN) 1 Pati memberikan reward kepada 40 siswanya. Penghargaan ini diberikan kepada siswa yang tak telah menorehkan prestasi dari berbagai ajang.

Dari ke 40 siswa penerima reward, dua di antaranya memperoleh reward terbanyak. Mereka adalah Faiz Rifqi Andhika yang mendapatkan 4 reward, disusul M. Abdul Fattah sebanyak 3 reward.

Selamat Idulfitri 2024

Faiz mengucapkan rasa terima kasih kepada madrasahnya yang telah memberikan penghargaan ini. Ia berharap ke depannya bisa terus membawa nama baik MTsN 1 Pati.

“Terima kasih MTsN 1 Pati yang begitu peduli dengan kami. Semoga ke depan prestasi yang kami persembahkan bisa lebih baik lagi,” ungkap dia, belum lama ini

Baca juga:  Pemkab Pati Laporkan LKPJ 2023

Kepala MTsN 1 Pati, Ali Musyafak mengatakan, reward diberikan sebagai bentuk apresiasi pihak madrasah kepada para siswanya yang tidak pernah lelah berjuang dalam menorehkan prestasi. Ia merasa bangga lantaran hasil yang dicapai oleh para siswanya ini tidak diperoleh secara instan. Melainkan melalui proses yang ditempuh dengan sungguh-sungguh.

“Inilah buah dari usaha mereka. Prestasi tidak didapatkan secara tiba-tiba. Bahkan di hari libur pun, mereka tetap berjibaku dengan soal-soal kompetisi dan berkompetisi di bidangnya masing-masing,” kata dia.

INZET: Salah satu siswa berprestasi MTsN 1 Pati mendapatkan medali. (DOK. PRIBADI/JOGLO JATENG)

Dengan apresiasi yang diberikan ini, Syafak berharap agar madrasah dapat memacu semangat berkompetisi dan berprestasi para siswanya. Sehingga budaya lomba di MTsN 1 Pati akan tetap diteruskan, bahkan semakin eksis.

Baca juga:  DPRD Pati Gelar Halal Bihalal, Pererat Sinergi dengan Pemkab

Ia menyampaikan, madrasah yang ia pimpin menjadi satu-satunya MTsN di Jateng yang lolos penilaian pendahuluan Zona Integritas (ZI) dari Direktorat Jenderal Pendidikan Islam (Dirjen Pendis). Ini menjadi bukti prestasi madrasahnya.

“Ini prestasi yang luar biasa, yang harus kita syukuri agar kita tidak tergolong orang kafir,” terangnya.

Syafak mengingatkan kepada para harus melakukan real action atau gerakan nyata. Hal ini merupakan bentuk rasa syukur atas prestasi tersebut.

Real action sukses ZI, yaitu yang pertama komitmen pribadi, antara ucapan, perbuatan, dan hati harus sama, jujur agar jadi makmur. Kedua, seluruh warga madrasah harus siap peduli dan melayani kepada siapapun. Ketiga, seluruh warga madrasah wajib jauhi korupsi dan gratifikasi,” pungkasnya. (lut/adf)