Kudus  

194 Peserta Ikuti KMD Tuk Menjadi Pembina yang Baik dan Benar

API UNGGUN: peserta KMD sedang melakukan prosesi malam api unggun di IAIN Kudus, Sabtu (24/2/2024). (DYAH NURMAYA SARI/JOGLO JATENG)

KUDUS, Joglo Jateng – Kursus mahir pembina pramuka tingkat dasar (KMD) digelar di IAIN Kudus. Dalam kursus ini diikuti 194 peserta mayoritas dari mahasiswa Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) IAIN Kudus. Hal tersebut bertujuan untuk meningkatkan keterampilan dan pengetahuan dalam menjadi pembina yang baik dan benar.

Ketua panita, bagus rohmat menyampaikan, acara ini diselenggarakan oleh satuan gerak organisasi untuk golongan Pramuka Pandega bekerjasama dengan pihak PGMI dan Pusat Pendidikan dan Pelatihan Gerakan Pramuka Tingkat Cabang (pusdiklatcab). Kegiatan berlangsung selama enam hari.

Selamat Idulfitri 2024

“Awalnya dari peserta dikasih materi di kelas. Diberi penjelasan terkait menjadi pembina yang baik, dijelaskan terkait postur pembina dan diberi tahu teknik-teknik seorang pembina. Kemudian menuju hari ke 4-6 sudah mulai praktek di lapangan. Seperti membentuk tim atau regu untuk mendirikan tenda, membuat pionering dan praktek membina,” bebernya.

Baca juga:  Ratusan Pelajar Ikuti Ujian Praktik Rawat Jenazah

Selama kursus itu, lanjut dia, sudah ada perkembangan ditahun sebelumnya. Peserta yang mengikuti acara ini ada 194. Yang berasal dari mahasiswa PGMI, anggota racana dan umum. Untuk menjadi seorang pembina wajib mengikuti kursus ini. Karena dari segi kualitas memang ada bedanya.

“Dari kami mengharapkan agar peserta ini nantinya bisa memanfaatkan ilmu yang didapat dari sini dan bisa mengamalkan ilmunya.

Kepala Pusdiklatcab Kudus, Akhmad rifa’i menyampaikan, penyelenggaraan kursus ini memenuhi permintaan dari PGMI IAIN Kudus. Untuk melaksanakan kegiatan KMD. Sebagai bekal mahasiswa PGMI untuk terjun ke pangkalan atau sekolah.

Baca juga:  IPARI Kudus Salurkan Santunan Yatama di Desa Krandon

“Jadi PGMI ini lulusannya adalah sebagai calon guru di MI. Sehingga mereka perlu bekal sebagai seorang pembina pramuka di pangkalan itu,” ucap Rifa’i kepada Joglo Jateng. Minggu, (25/2/2024).

Dia memberikan pembekalan materi KMD sesuai dengan kurikulum yang sudah ditentukan. Materi yang disampaikan lengkap mulai dari kebijakan, fundamental gerakan pramuka, keterampilan kepramukaan sampai dengan praktek membina.

“Selama ini mereka mendapatkan materi yang benar-benar dipersiapkan. Baik berupa teori maupun praktek. Sehingga mereka diharapkan setelah lulus dari KMD ini benar-benar memiliki pengetahuan dan keterampilan yang memadai sebagai seorang pembina,” terangnya.

Baca juga:  KPP Berbagi Jadi Puncak Rangkaian Kegiatan Ramadan

Sementara itu, ada 24 pelatih untuk menaungi 194 peserta. Yang terbagi menjadi 2 golongan yaitu siaga dan penggalang. Masing-masing ada dua kelas.

“Harapan kami adalah mempersiapkan peserta KMD menjadi seorang pembina yang benar secara legal formal dan praktik menjadi pembina yang baik dan benar. Sehingga nantinya benar-benar dapat mencetak penerus sebagai mana mestinya. (cr3/fat)