Fokus Keluarga, Mbak Ita tak Ingin Maju Pilwakot

Wali Kota Semarang, Hevearita G Rahayu
Wali Kota Semarang, Hevearita G Rahayu. (HUMAS/JOGLO JATENG)

SEMARANG, Joglo Jateng – Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu menyampaikan dirinya tak ingin maju pada Pemilihan Wali Kota (Pilwakot) Semarang 2024. Hal itu lantaran ia ingin fokus mengurus keluarganya.

Meski demikian, dirinya masih menunggu apa instruksi dari partai. Hanya saja, ia berharap keinginan dari hati yang terdalam untuk tidak maju di Pilwakot mendatang bisa terwujud.

Mbak Ita sapaaanya, sempat cerita jika sejak lulus sarjana dan menjadi seorang ibu, dia tidak pernah fokus untuk memikirkan keluarganya. Ia mengaku terus bekerja dan merasa kurang memberikan kasih sayangnya sebagai seorang ibu kepada anaknya.

Baca juga:  Januari-April, BPBD Jateng Catat Ada 151 Bencana

Bahkan anak tunggalnya yakni Muhammad Faras Razin Pradana atau Juon yang kini sudah bekerja sebagai dokter, sampai meminta dirinya untuk lebih memilih istirahat dan mengurus rumah tangga.

“Saat ini dia (Juon) sedang (menempuh pendidikan untuk ambil) spesialis, dia minta untuk saya berhenti. Dan seorang ibu pastinya ingin mendengar anaknya,” ujarnya, belum lama ini.

Saat ini, dirinya hanya berfokus untuk menyelesaikan tanggungjawabnya sampai masa jabatannya berakhir sebagai Wali Kota Semarang. Ia mengaku masih ada pekerjaan yang sudah direncanakan dan harus diselesaikan di 2024.

Baca juga:  Musrenbang Provinsi Jateng Wujudkan Perekonomian Berdaya Saing & Berkelanjutan

“Saya dari hati yang terdalam, pertama ingin menyelesaikan tugas-tugas saya sampai selesai. Banyak tugas yang mungkin sampai 2024 ini selesai. Kedua izinkan saya akan fokus pada keluarga,”jelasnya.

Menurutnya, dirinya sudah cukup mengabdi untuk Kota Semarang sebagai profesional, yang mana telah banyak dirinya menymbang tenaga, pikiran dan energi kepada masyarakat.

“Dan izinkan saya setelahnya fokus untuk keluarga dan anak saya. Karena sampai umur 28 tahun, dia (Juon-red) belum pernah merasakan kasih sayang ibunya. Dan izinkan saya selesai di 2024, tetapi semuanya saya serahkan kepada partai. Tapi ya itu tadi, dari hati yang terdalam saya ingin pensiun,” katanya. (int/gih)