Figur  

Pemilih Pemula Jadi Petugas KPPS, Ini Pengalaman Fauziah di Pemilu 2024

Fauziah Nur Hayati
Fauziah Nur Hayati. (DOK. PRIBADI/JOGLO JATENG)

SEMANGAT untuk menyukseskan pemilu 2024 menjadi motivasi bagi Fauziah Nur Hayati (23) untuk berpartisipasi dengan menjadi anggota KPPS di TPS 02 Desa Banjardawa, Kecamatan Taman, Kabupaten Pemalang. Masuk menjadi pemilih pemula membuat dirinya paham betul, peran pemuda sangat dibutuhkan untuk pelaksanaan pesta rakyat lima tahunan ini.

Dengan waktu kerja hampir 24 jam saat pelaksanaan pemungutan suara pada 14 Februari kemarin, diakui Fauziah bukan hal mudah. Namun, dari kerja sama kompak seluruh tim, tidak ada halangan atau kesulitan berarti dalam setiap tahap pelaksanaan. Baik pada saat proses pemungutan, perhitungan, hingga rekapitulasi suara.

Baca juga:  Sukses Jadi Dokter, Pengusaha, Sekaligus Ibu Rumah Tangga

“Saya pribadi jadi salah satu pemilih pemula, apalagi tinggal di Pemalang itu belum lama karena sebelumnya dari kecil sampai SMA bahkan kuliah saya di luar Pemalang. Meski begitu, Alhamdulillah semua bisa berjalan lancar dan tidak ada kendala kemarin,” tutur mahasiswi S2 di UIN Gusdur Pekalongan tersebut.

Pada pelaksanaan kemarin, dirinya bertugas sebagai operator Sirekap (aplikasi pendataan untuk hasil pemilu di setiap TPS). Di mana pada tahapan pengisian dirinya mengaku mengalami sedikit kendala karena server aplikasi mengalami eror berulang kali. Tapi dengan arahan PPS setempat Fauziah bersama tim tetap bisa melaksanakan pemungutan hingga perhitungan sampai selesai.

Baca juga:  Menari Sejak Kecil, Dina Temukan Kebahagiaan dan Ekspresi Diri Melalui Seni Tari

Selain itu, ada beberapa pemilih yang salah membawa undangan sebagai syarat memberikan pilihannya di TPS. Dirinya harus berulang kali mengingatkan masyarakat untuk lebih teliti membawa undangan sesuai dengan nama dan nomor identitas masing-masing, agar tidak terjadi kesalahan pendataan.

“Karena semua petugas KPPS di TPS 02 itu kebanyakan masih muda dan pemilih baru jadi Alhamdulillah mereka kooperatif, walaupun tetap selesai perhitungan tengah malam. Kedepan saya berharap KPU bisa terus berbenah untuk meningkatkan kualitas pemilu selanjutnya,” imbuhnya. (fan/adf)