Durian tidak Boleh Dikonsumsi Secara Berlebihan

Ahli Gizi asal Udinus Semarang, Vilda Ana Veria Setyawati, S.Gz, M.Gizi
Ahli Gizi asal Udinus Semarang, Vilda Ana Veria Setyawati, S.Gz, M.Gizi. (DOK. PRIBADI/JOGLO JATENG)

SEMARANG, Joglo Jateng – Belum lama ini Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang menggelar festival durian di Kecamatan Gunungpati. Hal itu membuat para pencinta durian antusias datang ke lokasi untuk mencicipi buah tersebut.

Sementara itu, Ahli Gizi asal Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) Semarang, Vilda Ana Veria Setyawati, S.Gz, M.Gizi mengingatkan bahwa durian tidak boleh dikonsumsi secara berlebihan. Mengingat, ada kalori yang tinggi di dalam durian tersebut.

Selamat Idulfitri 2024

“Durian memang tidak boleh dikonsumsi secara berlebihan. Karena ada kandungan yang cukup membahayakan bagi tubuh. Seperti kalori yang tinggi, kolesterol dalam jenis fitosterol,” ucapnya saat dihubungi Joglo Jateng, Selasa (27/2/24).

Baca juga:  ADO: THR Driver Ojol hanya Angin Kosong

Jika masyarakat mengonsumsi durian secara berlebihan, kata Vilda, maka perut akan terasa tidak nyaman. Sehingga banyak gas (kentut) yang dikeluarkan, dan berisiko menaikkan asam lambung bagi penderita maag.

Selain itu, lanjutnya, mengonsumsi durian secara berlebihan juga dapat menyebabkan obesitas. Sebab konsumsi kalori berlebihan dari buah durian akan meningkatkan berat badan secara drastis. Sehingga risiko obesitas lebih tinggi karena kandungan kalorinya cukup tinggi di antara buah lain. Bahkan, orang yang mempunyai penyakit hipertensi dan diabetes harus mengurangi konsumsi durian secara betul-betul.

Baca juga:  Pendaftar Inklusi di Semarang Capai 130 Siswa

“Kalau mau makan satu sampai dua biji sudah cukup. Kalau pantangan itu bukan serta merta tidak boleh sama sekali. Istilahnya orang yang sudah terkena penyakit masih boleh mengonsumsi asal sesuai batasan,” paparnya.

Ia menambahkan, sebenarnya dalam tubuh manusia ada alarm. Ketika tubuh sudah merasa tidak nyaman saat mengonsumsi durian, artinya diharuskan berhenti.

“Kadang ketika mengonsumsi nikmatnya durian kita mengabaikan alarm tersebut alhasil nanti dampaknya penyakit kambuh. Nah ini yang harus diwaspadai,” katanya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan, masyarakat yang mempunyai penyakit penyakit generatif seperti diabetes atau kolesterol dianjurkan untuk berkonsultasi dengan dokter pendamping terlebih dahulu sebelum mengonsumsi durian. Sebab kandungan gula di dalam buah tersebut terbilang tinggi. Maka perlu dibatasi dengan ketat dan harus selalu dipantau oleh keluarga atau tenaga kesehatan. (int/adf)