Batang  

Uji Kompetensi Berbasis Retail, Siapkan Mental Pebisnis

TEKUN: Salah satu pelajar SMKN 1 Batang saat menata dagangan di Aula SMKN 1 Batang, Selasa (27/2/24). (HUMAS/JOGLO JATENG)

BATANG, Joglo Jateng – Selain pembelajaran secara teori tentang dunia bisnis dan pemasaran di depan kelas, pelajar SMKN 1 Batang perlu mendapatkan pembelajaran dari praktik langsung. Melalui Uji Kompetensi Keahlian, berkonsep layaknya minimarket dan toko retail sesungguhnya, menjadikan pelajar lebih siap menapaki dunia bisnis.

Kepala Program Bisnis Daring dan Pemasaran, SMKN 1 Batang Sri Siyamsah mengatakan, dipilihnya konsep minimarket yang dihadirkan langsung, agar anak dapat mempraktikkan hasil pembelajaran dan terbiasa dengan suasana retail. “Nanti akan terlihat cara melayani konsumen apakah sesuai standar atau justru sebaliknya,” katanya, Selasa (27/2/24).

Baca juga:  Pj Bupati Batang Terima Rekomendasi LKPJ 2023

Untuk menekankan hasil penilaian yang lebih netral, pihak sekolah juga menghadirkan penilai dari salah satu pasar swalayan. Manajer pemasaran pasar swalayan Muhammad Hamami mengatakan, konsep yang dipilih sangat tepat, karena melatih kemandirian anak. “Ada kesiapan mental, ketika mereka lulus sekolah, sudah ada gambaran saat terjun ke dunia kerja khususnya retail,” jelasnya.

Salah satu siswi kelas XII, Adelia mengungkapkan, ujian kompetensi yang dikonsep seperti minimarket membuat mental lebih siap ketika nantinya terjun menjadi karyawan. “Kemampuan menata produk jadi lebih rapi, seperti makanan hingga fesyen,” ungkapnya.

Baca juga:  Festival Kirab Budaya Sambut HUT Batang ke-58

Kepala SMKN 1 Batang Muji Listyawati menekankan, pembelajaran yang diperoleh, anak tidak hanya mampu menjadi karyawan yang piawai menata produk. “Tetapi memahami mana saja penyuplai produk yang lebih tepat untuk mencukupi retail mereka,” ujar dia. (hms/abd)