Figur  

Dari Curhatan di Buku Diary Menjadi Semangat Hidup

Inayathul Aliya
Inayathul Aliya. (DOK. PRIBADI/JOGLO JATENG)

BAGI Inayathul Aliya (22), menulis adalah hal yang menyenangkan. Apalagi menulis hal-hal inspiratif yang didapatkannya dalam keseharian.

Banyak momen menarik yang harus ditulis dalam catatan harian. Perempuan asal Desa Doropayung, Kecamatan Juwana, Kabupaten Pati itu menganggap menulis bisa sebagai wadah curhatan hingga meluapkan perasaan.

Selamat Idulfitri 2024

“Saya sering mendapatkan kalimat motivasi dan saya tulis di buku diary. Jadi ketika sedang down, saya bisa membaca kembali tulisan itu dan semangat lagi,” kata dia.

Perempuan yang akrab disapa Ina ini mengaku mulai suka menulis sejak masih duduk di bangku sekolah menengah pertama (SMP). Kemudian aktivitasnya ini berlanjut hingga sekarang.

Baca juga:  Buktikan Bela Diri Bukan Monopoli Pria, Farah Raih Medali Perak POPDA Sleman Cabang Kempo

“Tentunya ini menjadikan gerbang awal agar bisa menulis. Awalnya saya hanya sambat di buku diary saja, akan tetapi memberikan progres, baik segi ke penulisan maupun public speaking,” ujarnya.

Kemampuannya dalam dunia tulis menulis meningkat saat kuliah. Karena ia bisa berinteraksi dengan masyarakat serta menumbuhkan pengalaman dan pengetahuan di lingkungan yang baru.

“Berkat menulis saya juga bisa melatih public speaking. Tentunya juga masih saya terapkan di perkuliahan saat ini,” tutur mahasiswa Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Pati itu. (lut/adf)