Masyarakat Diminta tak Panik atas Kenaikan Harga Beras

AKTIVITAS: Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu saat mengecek harga beras di salah satu toko modern, baru-baru ini. (HUMAS/JOGLO JATENG)

SEMARANG, Joglo Jateng – Dinas Ketahanan Pangan (Distapang) Kota Semarang meminta masyarakat tidak perlu panik dengan kenaikan harga beras. Masyarakat disarankan untuk mengkonsumsi beras merek dagang program Stabilitas Pasokan Harga Pangan (SPHP) yang didistribusikan oleh Badan Urusan Logistik (Bulog).

Kepala Bidang Distribusi dan Cadangan Pangan Distapang Kota Semarang, Suherminati mengatakan, stok beras masih terpantau aman. Menurutnya, ketersediaan beras di Bulog Kantor Cabang (Kancab) Semarang pun masih mencukupi kebutuhan masyarakat.

Selamat Idulfitri 2024

“Kondisi beras saat ini kami selalu koordinasi dengan Bulog Kancab Semarang, bahwa ketersediaan di Kota Semarang dalam kondisi aman,” ucapnya, Rabu (28/2/24).

Baca juga:  9 Daerah di Jateng Ditetapkan Status Tanggap Darurat, Ini Lokasinya

Ia menambahkan, pasokan beras di Kota Semarang juga dapat dilihat dengan adanya Gerakan Pasar Murah lewat Program Pasar Pangan Rakyat Murah dan Aman (Pak Rahman). Program ini telah terselenggara di 25 titik selama Januari 2024.

Melalui jaringan distribusi Lumbung Pangan Kota Semarang (Lumpang Semar), Distapang juga akan membuka 25 titik Gerakan Pasar Murah di Kota Semarang pada awal April mendatang. Sebulan sebelumnya, tepatnya pada Rabu (6/3/2024) pihaknya juga akan melakukan Gerakan Pasar Murah terbesar di Halaman Kantor Kecamatan Semarang Barat.

Baca juga:  ADO: THR Driver Ojol hanya Angin Kosong

“Kami menunjuk Lumpang Semar sebagai pelaksana operasi pasar yang merupakan jejaring distribusi pangan mitra kami yang akan menyalurkan beras-beras SPHP,” jelasnya.

Lebih lanjut, ia menerangkan, upaya menghadirkan akses pangan murah kepada masyarakat ini merupakan perhatian serius dari Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu. Keseriusan Mbak Ita dalam persoalan pangan dapat dilihat melalui Pak Rahman yang telah mengantarkan Kota Semarang meraih penghargaan SPHP Award 2023 dari Badan Pangan Nasional (Bapanas).

“Tujuannya untuk mendekatkan akses pangan yang murah kepada masyarakat Kota Semarang,” kata Suherminati.

Baca juga:  H+3 Lebaran, Nana Sudjana Sebut Perayaan Idulfitri di Jateng Berjalan dengan Baik

Maka dari itu, pihaknya meminta masyarakat tak usah panik dengan melonjaknya harga beras premium. Pasalnya, stok beras SPHP diyakini dapat memenuhi kebutuhan masyarakat saat Ramadan hingga Hari Raya Idul Fitri 1445 Hijriah mendatang.

“Masyarakat tidak perlu panik jelang Ramadhan kali ini karena harga beras SPHP bisa dijangkau dengan HET Rp 54.500 per 5 kilogram, dengan per kilogram Rp 10.900,” pungkasnya. (int/adf)