Kudus  

Disdikpora Kudus Libatkan Seluruh Pihak Dukung Sekolah Ramah Anak

KOMITMEN : Penandatanganan Pakta Integritas Sekolah Ramah anak bersama Kepala Desa Piji, Kepala SD 2 Piji dan semua warga sekolah, belum lama ini. (DOK. PRIBADI/JOGLO JATENG)

KUDUS, Joglo Jateng – Program Sekolah Ramah Anak mulai digenjot Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Kudus. Setelah sebelumnya diberikan sosialisasi kepada kepala sekolah dan pengawas, Disdikpora mengajak seluruh sekolah untuk segera menekankan update terbaru program tersebut.

Untuk ittu, Kepala Sekolah Dasar (SD) 2 Piji, Tomy Satria Jatmiko mengajak seluruh pihak merealisasikan program Sekolah Ramah Anak. Bersama kepala desa dan seluruh warga sekolah, mereka menandatangani Pakta Integritas dan Surat Keputusan Sekolah Ramah Anak.

Selamat Idulfitri 2024

“Untuk arahannya kami butuh komitmen bersama seluruh pemangku kepentingan. Dan langkah awal yang dilakukan adalah penandatanganan bersama seluruh stakeholder,” ujarnya, belum lama ini.

Baca juga:  Kasus Kematian Ibu dan Bayi di Kudus Menurun

Selanjutnya, kata dia, sekolah akan membentuk agenda rutin tahunan. Yakni berupa sosialisasi stop bullying kepada siswa-siswi, guru, bahkan orang tua.

“Ini menjadi upaya preventif kita setiap tahunnnya. Bahkan beberapa anak saat sosialisasi pun mereka nampak responsif ketika diajak dialog,” imbuhnya.

Menurut Tomy, faktor lingkungan menjadi hal yang sangat berpengaruh dalam pembiasaan sikap anak. Hal ini diupayakan melalui pembiasaan baik dan kesepakatan dalam kelas.

“Dari beberapa hal yang saya dengar dari siswa. Kebiasaan negatif mereka justru terbentuk dari lingkungan bermain di luar jam sekolah. Maka kita berikan ruang komunikasi untuk orang tua agar ikut mengawasi anak-anak kita,” tandasnya. (cr1/adf)