Mahasiswa UPGRIS Ajak Warga Bebas Berekspresi lewat UMKM

SUASANA: Expo KKN puncak acara kegiatan Mahasiswa KKN UPGRIS tahun 2024 di Kecamatan Gayamsari, Semarang, belum lama ini. (LU'LUIL MAKNUN/JOGLO JATENG)

SEMARANG, Joglo Jateng – Sejumlah mahasiswa KKN tahun 2024 Universitas PGRI Semarang (Upgris) di Kecamatan Gayamsari menggelar Expo KKN bertajuk Gayamsari Berekspresi. Kegiatan ini merupakan puncak acara dari mahasiswa KKN Upgris Semarang dalam melaksanakan pengabdian mereka di wilayah tersebut.

Dalam Expo KKN yang dilaksanakan di Halaman Kantor Kecamatan Gayamsari ini terdapat 7 stand usaha mikro kecil menengah (UMKM) yang berasal dari masing-masing kelurahan. Antara lain Gayamsari, Kaligawe, Tambakrejo, Siwalan, Pandean Lamper, Sambirejo, dan Kelurahan Sawah Besar.

Selamat Idulfitri 2024

Selain terdapat stand UMKM, pada Expo KKN itu turut digelar beberapa perlombaan yang pesertanya merupakan masyarakat di Kecamatan Gayamsari dengan hadiah yang sangat berlimpah. Mulai dari lomba solo vokal, lomba supporter solo vokal, lomba kreatif UMKM, dan lomba kreatif urban farming. Dengan total hadiah mencapai Rp 2.5 juta.

Baca juga:  Bantul Dipersiapkan Jadi Percontohan Kabupaten Antikorupsi

Ketua Koordinator Kecamatan KKN Upgris, Dicky Chandra Hafidz menyebut sebelum menggelar expo KKN, ia bersama teman-temannya telah melakukan berbagai pembinaan dan sosialisasi kepada warga di masing-masing kelurahan. Kemudian yang menjadi fokus pada proker mereka ialah dalam hal urban farming dan literasi digital.

“Ini merupakan puncak acara KKN kami, meski KKN di Gayamsari masih akan berlangsung hingga 16 Maret mendatang. Ini momen kita menunjukkan beberapa hasil binaan kami selama disini,” katanya pada Joglo Jateng, belum lama ini.

Chandra menyebut di setiap kelurahan ada dua sampai tiga UMKM yang akan dibina oleh para mahasiswa KKN Upgris. Binaan yang dilakukan beragam, khusunya yang berhubungan dengan literasi digital.

Baca juga:  Distapang Kota Semarang Jamin Stok Bapok Aman hingga Lebaran

“Pembinaan temen-temen lebih ke literasi digital. Seperti membuatkan kemasan produk, membuatan logo. Selain itu kami juga memberikan sosialisasi untuk pengembangan UMKM untuk promosi, lalu packaging-nya agar lebih menarik desainnya,” ujar dia.

Pihaknya mengaku bahwa antusias warga Gayamsari sangat luar biasa untuk mengikuti pembinaan yang dilaksanakan. Masyarakat sangat menyambut baik atas hadirnya mahasiswa KKN Upgris di Gayamsari.

Senada, Bendahara Korcam KKN UPGRIS, Nia Putri Emawati berharap, UMKM dan urban farming di Kecamatan Gayamsari bisa terus berjalan dan dilanjutkan dengan baik oleh para peserta binaan. Menurutnya, warga Gayamsari sudah terbilang memiliki UMKM dan urban farming yang telah berjalan dengan baik.

Baca juga:  Tingkatkan Solidaritas Sosial dengan Bersinar

“Harapannya masyarakat bisa mengembangkan, baik urban farming yang kita tanam maupun pembinaan UMKM yang telah kita lakukan bersama-sama di tujuh kelurahan di Kecamatan Gayamsari. Jadi tidak berhenti, kalau bisa masyarakat bisa terus berekspresi dalam mengembangkan usaha mereka. Syukur-syukur bisa mencakup e-commerce dan sosial media,” imbuhnya (luk/adf)