Pemkot akan Jalin Kerja Sama dengan Edinburg, Wujudkan Yogyakarta Menjadi Kota Festival

MEGAH: Wayang Jogja Night Carnaval salah satu festival besar yang diselenggarakan Kota Yogyakarta tahun lalu. (RIZKY ADRI KURNIADHANI/JOGLO JOGJA)

KOTA, Joglo Jogja – Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta akan melakukan kerja sama dengan pemerintah Edinburg, Skotlandia dalam pengembangan festival di wilayahnya. Kegiatan itu diharapkan dapat mewujudkan Kota Yogyakarta menjadi Kota Festival.

Penjabat (Pj) Wali Kota Yogyakarta Singgih Raharjo mengatakan, Yogyakarta telah memilik logo branding YK yang sangat dikenal dan sangat menjual. “Logonya sudah ada, kemudian ini adalah aktivasinya untuk mendorong ekonomi kreatif untuk men-trigger munculnya kreativitas anak muda di Kota Yogyakarta. Sehingga kita menggandeng Jogja Festival (Jogfest) untuk menjadi Festival City,” ungkapnya.

Selamat Idulfitri 2024

Setiap tahun, Kota Yogyakarta memiliki event festival yang sanggat banyak dan itu semua akan diwadahi. Event itu juga akan dihubungkan melalui Jogja Festival Forum & Expo (JFFE) yang akan digelar awal Maret mendatang.

Baca juga:  3 Pasar Tradisional di Yogyakarta Kini Punya Mesin Pencacah Sampah Organik

“Kita perlu melakukan kerja sama dengan Edinburgh. Supaya membuat kita lebih efektif dalam membangun kota festival di dunia, karena kita seharusnya sudah tidak di level nasional lagi. Selain itu, sekaligus untuk meningkatkan pelaku seni kreatif yang ada di Kota Yogyakarta,” tuturnya.

Sementara itu, Direktur Pelaksana Jogja Festivals Dinda Intan Putri menyatakan, Edinburgh dipilih karena kota di Skotlandia tersebut sejauh ini menjadi salah satu kota festival terdepan di dunia. Sehingga menjadi contoh bagi Kota Yogyakarta karena mampu memaksimalkan pendapatan kota melalui festival-festival yang terselenggara di sana.

Baca juga:  Merapi Muntahkan 1.700 Meter Guguran Awan Panas

“Kota Edinburgh telah membentuk ekosistem Kota Festival yang sangat baik. Bahkan dalam satu bulan penyelenggaraan festival di Edinburgh itu pendapatannya setara seperti penyelenggaraan sekali Olimpiade,” ungkapnya.

JFFE 2024 direncanakan bakal digelar pada 7-8 Maret 2024. Kegiatan itu akan menampilkan diskusi dialog khusus, antara pemangku kepentingan utama dari Yogyakarta dan Edinburgh untuk menjelajahi peluang kerja sama dan pertukaran pengetahuan antara kedua Kota Festival.

“Kegiatan ini menjadi momen penting karena kami berupaya menggali keterhubungan lebih luas dan sekaligus meningkatkan sumber daya manusia yang terlibat dalam penyelenggaraan festival di Yogyakarta,” pungkasnya. (riz/abd)