Kudus  

Haul Mbah Jipang Desa Dawe Dibanjiri 700 Jamaah

HADIR: Camat Dawe, Famny Dwi Arfana menaburkan bunga dihaul Mbah Jipang, Selasa (5/3/2024). (DYAH NURMAYA SARI/JOGLO JATENG)

KUDUS, Joglo Jateng – Ratusan jamaah dari berbagai desa turut merayakan Haul Mbah Jipang yang bertepatan pada 25 Sya’ban/ruah di Desa Kajar, Kecamatan Dawe Kabupaten Kudus pada Selasa, (5/3/2024).

Acara sendiri dimulai dari penyembelihan 2 ekor kambing untuk dimasak dan dibuat 700 nasi jangkrik berbalut daun pohon jati. Lalu dilanjutkan dengan Khodmil Quran yang berlangsung dari pagi hari dengan diikuti 30 orang yang masing-masingnya membacakan 1 Juz. Usai Khodmil Quran dilanjutkan pembagian nasi jangkrik kepada warga sekitar,

Selamat Idulfitri 2024

Kepala Desa Kajar, Bambang Totok Subianto mengatakan kegiatan ini sebagai upaya untuk terus melestarikan tradisi dan menghormati sesepuh yang diyakini sebagai pendiri desa Kajar.

“Kita kan punya makam leluhur, cikal bakalnya ini Mbah Sunan Jipang diperingati setiap tanggal 25 ruwah, kita hormati beliau dan melakukan kegiatan ngenduri bareng, ngaji bareng, dan khataman Qur’an dalam rangkaian acaranya yang sudah dilakukan secara turun menurun,” ujarnya saat ditemui usai kegiatan.

Baca juga:  Ratusan Pelajar Ikuti Ujian Praktik Rawat Jenazah

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa Mbah Jipang adalah salah satu ke pemuka yang menyiarkan penyebar agama Islam yang ada di Desa Kajar.

“Dulu diyakini Mbah jipang ini adalah murid dari Sunan Muria dan hingga kini tradisi haul terus dilestarikan, apalagi sekarang sudah semakin dikenal oleh peziarah dari luar kota,” katanya.

Melalui kegiatan seperti ini, pihaknya berharap agar generasi-generasi berikutnya juga mengikuti dan menghormati sesepuh yang telah berjasa, serta terus menjaga kerukunan antar warga.

“Kita sebagai generasi penerus wajib menghormati dan menghargai perjuangan beliau-beliau pendahulu kita, semoga harapan kami dengan adanya destinasi wisata religi ini yang ada di desa Kajar juga memberikan keberkahan bagi masyarakat, Kelancaran Rizky, keselamatan, rejeki serta keturunan yang soleh solikhah,” tukasnya.

Sementara itu, Camat Dawe, Famny Dwi Arfana yang turut hadir untuk ikut serta dalam menjaga tradisi yang ada di wilayah Desa Kajar.

Baca juga:  Isi Ramadan dengan Karya

“Haul Mbah Jipang membawa manfaat, hikmah, pelajaran nilai luhur serta keberkahan bagi masyarakat. Kami dari pemerintah daerah juga mendorong dan turut melestarikan dan mengapresiasi budaya tersebut,” ujarnya.

Ia mengatakan bahwa pemerintah daerah siap menbantu menjaga kelestarian budaya tersebut dengan menjadikan Kajar Desa Wisata. apalagi pada tahun depan pihak panitia berharap bisa menghadirkan Gus Muwafiq untuk mengisi Haul Mbah Jipang.

“Tadi info dari Ketua Panitia juga katanya tahun depan mau menghadirkan Gus Muwafiq, semoga Beliau bisa hadir di Kajar”sebutnya.

“Kegiatan Haul ini juga diberikan stimulan dari Pemerintah Desa melalui APBDes, selain juga dari iuran dari masyarakat,” lanjutnya.

Baca juga:  Pasca Banjir, Yamaha Mataram Sakti Kudus Terima Puluhan Pelanggan

Menjelang bulan Ramadan, melalui kegiatan ini pihaknya juga mengajak masyarakat untuk turut bersilaturahim dan saling bermaaf-maafan dan menyambut Ramadan dengan bahagia.

“Harapannya karena cikal bakal tersebut memiliki nilai histori, Semoga generasi berikutnya dapat terus melestarikan budaya ini, dan memberikan penghormatan bagi perjuangan sesepuh,” urainya. (cr3/fat)