ITF Bawuran Olah Sampah Jadi Beberapa Produk

PILAH: Terlihat karyawan ITF Pasar Niten sedang melakukan pemilahan sampah organik dan anorganik, beberapa waktu lalu. (JANIKA IRAWAN/JOGLO JOGJA)

BANTUL, Joglo Jogja – Direktur Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Aneka Dharma Kabupaten Bantul menyebutkan, sampah yang masuk ke Intermediate Treatment Facility (ITF) Pusat Karbonasi Bawuran akan diolah menjadi beberapa produk yang diyakini memiliki nilai jual tinggi. Selain itu, pihaknya juga mengatakan, keberadaan ITF ini juga akan memberikan dampak positif bagi masyarakat sekitar.

“Nanti sampah yang masuk akan dilakukan pemilahan. Sampah yang memiliki nilai akan dipisahkan untuk daur ulang, yang tidak bernilai kita karbonasi. Karbonasi itu akan menghasilkan abu halus yang bisa digunakan untuk campuran batako, pengerasan jalan, dan lainnya,” ungkap Direktur Perumda Aneka Dharma Kabupaten Bantul Yuli Budi Sasangka.

Selamat Idulfitri 2024

Yuli mengatakan, sampah yang sudah dipilah itu nanti akan diolah di pusat daur ulang Cabean, Sewon. Olahan sampah plastik itu nanti akan menjadi produk yang memiliki nilai jual tinggi.

Baca juga:  Tebar Kebermanfaatan bagi Sesama lewat Bakti Lingkungan

“Di sana kami punya ada alat khusus untuk membuat rapiah dan pipa PVC. Nanti hasil sampah ini akan kita buat pipa PVC untuk listrik. Kemudian yang satu lagi yaitu dibuat menjadi tali rapiah. Jadi nilai jualnya juga bisa kita naikkan,” imbuhnya.

Keberadaan ITF ini juga akan memberikan dampak positif atau timbal balik bagi masyarakat. Menurutnya, akan ada puluhan masyarakat sekitar yang akan bisa bekerja di sana. Selain itu, dana Corporate Social Responsibility (CSR) akan diberikan kepada masyarakat sekitar.

“Nanti sebagai besar karyawannya melibatkan masyarakat sekitar sini. Di tahun pertama ini kira-kira membutuhkan 80-90 orang, nanti dari masyarakat sekitar 70-80 persen, jadi cukup banyak. Selain itu, tentunya setiap tahun ada dana CSR yang akan kita berikan kepada masyarakat sekitar,” tambahnya.

Baca juga:  Tingkatkan Kualitas Pelayanan, Dispusip Bantul Bangun Perpusda Baru

Sementara itu, Lurah Bawuran Supardiono turut serta menyampaikan harapan terhadap keberadaan ITF yang berada di daerahnya itu. Dirinya berharap, keberadaan ITF itu dapat menjadi support program Bantul bersih sampah 2025.

“Melalui ITF ini kita punya harapan masalah sampah bisa terselesaikan di Bawuran. Selain itu diharapkan juga dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat,” ujarnya. (nik/abd)