Menghadapi Ramadan, Stok Beras di Bantul Aman

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Bantul Joko Waluyo
Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Bantul Joko Waluyo. (JANIKA IRAWAN/JOGLO JOGJA)

BANTUL, Joglo Jogja – Menghadapi bulan Ramadan, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Bantul sebut stok beras aman. Hal itu di karena beberapa wilayah sudah memasuki musim panen padi.

“Stok beras di Bantul tidak ada masalah, aman. Bahkan kita sudah mulai panen sejak minggu-minggu kemarin, yang memang kami targetkan Maret-April di Bantul itu panen 4.000 hektare,” ujar Joko Waluyo Kepala DKPP.

Selamat Idulfitri 2024

Menurutnya, kondisi ini menjadikan stok beras di bulan Ramadan berdasarkan hasil panen padi di Bantul tercukupi. Hal itu bahkan menepis anggapan kekurangan stok beras diakibatkan naiknya beras beberapa minggu belakang.

Baca juga:  Sapphire Boutique Hotel Alami Lonjakan Pengunjung

“Dan para petani di Bantul itu lebih dari 90 persen petani gurem atau hanya memiliki luas lahan yang sangat kecil. Biasanya, karena mereka petani gurem, hasil dari panen itu tidak dijual tapi disimpan untuk stok pangan,” terangnya.

Sementara itu, dirinya juga mengatakan untuk kebutuhan bahan pokok lain yaitu bawang merah dan cabai juga dipastikan ada. Hal itu mengingat saat ini juga sudah mulai panen di beberapa lokasi tertentu.

“Bawang merah ini tersebar di banyak lokasi saat ini sudah mulai panen, harga cabutnya Rp16 ribu, lalu ada pula beberapa yang sudah tanam lagi juga. Kalau cabai yang sudah panen itu ada di daerah Piyungan sekaligus juga yang tumpang sari dengan bawang merah,” terangnya.

Baca juga:  DKUKMPP Beri Respons soal Melemahnya Rupiah

Namun, dirinya juga menyampaikan bahwa pada saat kondisi musim hujan seperti sekarang ini, hasil dari panen komoditas tersebut cenderung mengalami penurunan. “Panen bawang merah saat musim hujan seperti ini maksimal 15-20 ton. Begitu pun cabai juga menurunkan produksi saat musim hujan,” pungkasnya. (nik)