Persiapkan ASPD, SD Negeri 1 Barongan Ajak Siswa Bermain lewat AMT

ANTUSIAS: Narasumber dalam acara AMT yang digelar SD Negeri 1 Barongan tengah menyampaikan materi dengan selingan permainan di hadapan puluhan murid dan orang tua murid, Jumat (8/3). (MUHAMMAD ABU YUSUF AL BAKRY/JOGLO JOGJA)

BANTUL, Joglo Jogja – Menuju proses final pelaksanaan Asesmen Sekolah dalam Proses Belajar Mengajar (ASPD), SD Negeri 1 Barongan mengadakan Achievement Motivation Training (AMT) pada Jumat (8/3). Agenda tersebut bertujuan untuk mempersiapkan siswa secara psikologis dan mental. Hal ini dilakukan agar pelaksanaan ASPD dapat berjalan dengan optimal.

“AMT kali ini telah diikuti sebanyak 28 siswa beserta orang tua mereka. Materi yang diberikan dalam kegiatan AMT berupa motivasi dan doa bersama oleh narasumber, Muhammad Arif. Beliau merupakan kepala sekolah yang sering memberikan motivasi siswa,” ujar Kepala Sekolah SD Negeri 1 Barongan, Yuni Lestariningsih.

Selamat Idulfitri 2024

Pihaknya menyebut, anak-anak dan orang tua terlihat antusias mengikuti kegiatan ini. Hal ini  menandakan bahwa persiapan untuk ASPD dimulai dengan baik. Kegiatan ini juga melibatkan penetapan target nilai yang ingin dicapai oleh siswa.

Baca juga:  SMP 2 Piyungan Semarakkan Ramadan lewat Pesantren Kilat

“Agar semakin meriah, diselipkan permainan agar anak-anak dapat menyimpulkan sendiri materi yang telah disampaikan. Contohnya ketika pemateri memberi uang pecahan dari Rp 1000 hingga Rp 50.000. Salah satu siswa menyadari pentingnya bertindak untuk mencapai tujuan, bukan berhenti di tengah jalan,” tuturnya.

Pihaknya menegaskan pentingnya keterlibatan orang tua dalam proses pendidikan anak. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan hubungan antara sekolah, siswa, dan orang tua semakin erat, sehingga proses pembelajaran dapat berjalan lebih efektif.

“Persiapan yang matang sebelum ASPD dilaksanakan merupakan kunci keberhasilan dalam mengukur kemajuan dan potensi siswa. Dengan dukungan dari semua pihak, diharapkan hasil ASPD akan memberikan gambaran yang akurat tentang capaian belajar siswa dan memperkuat langkah-langkah perbaikan yang diperlukan,” pungkasnya. (suf/abd)