Polres Bantul Bentuk Tim Operasi Khusus yang Beroperasi 24 Jam, Ini Tugasnya

PATROLI: Personel kepolisian Bantul saat melakukan operasi khusus di bulan Ramadan, belum lama ini. (HUMAS POLRES BANTUL/JOGLO JOGJA)

BANTUL, Joglo Jogja – Kepolisian Resor (Polres) Bantul membentuk tim khusus antisipasi kejahatan jalanan dan patroli subuh yang beroperasi selama 24 jam penuh. Hal ini dilakukan untuk merespons laporan masyarakat terkait segala bentuk tindak kejahatan.

“Tim tersebut sudah kami bentuk melibatkan 148 personel. Kemudian personel itu langsung bertugas di awal bulan Ramadan ini,” terang Kasi Humas Polres Bantul, AKP I Nengah Jeffry Prana Widnyana.

Selamat Idulfitri 2024

Menurutnya, tim khusus tersebut akan bertugas memburu segala bentuk kejahatan jalanan dan berbagai tindak kriminal. Serta akan mengamankan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) saat bulan Ramadan, seperti perang sarung, tawuran, balap liar, dan petasan.

Baca juga:  68 Orang di Yogyakarta Terjangkit Kasus Flu Singapura

“Tim khusus juga bekerja untuk memberantas dan mengantisipasi segala bentuk tindak kejahatan. Sehingga diharapkan bisa menciptakan situasi keamanan dan ketertiban agar tetap kondusif dari segala aksi dan ancaman kejahatan,” ujarnya.

Polres Bantul juga akan memerintahkan Polsek jajarannya untuk melakukan patroli rutin ke sejumlah titik yang dinilai rawan terjadi perang sarung.

Tidak hanya antisipasi perang sarung, tim khusus yang juga akan memantau dan mengawasi penyakit masyarakat yang dapat mengganggu kegiatan warga dalam menjalankan ibadah puasa seperti peredaran miras, petasan, dan aksi kriminalitas.

Baca juga:  Stok Daging di Bantul Ditangani Komunitas

“Kami akan sebar anggota untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi warga selama menjalankan ibadah puasa, tanpa ada gangguan keamanan dan ketertiban. Kami juga mengimbau warga untuk melapor jika mendapati hal yang mencurigakan dan tidak main hakim sendiri,” kata Jeffry.

Lebih lanjut, jika ditarik ke belakang, dari data yang ada, pada bulan puasa April 2022 lalu, pihak kepolisian setidaknya mengamankan 20 remaja yang terlibat aksi perkelahian atau tawuran.

Puluhan remaja ini diamankan di berbagai lokasi berbeda, seperti di Trirenggo, simpang empat Manding, hingga simpang lima Ketandan.

Baca juga:  Peduli Kemajuan Sekolah, Guru MAN 2 Bantul Ikuti Pelatihan Inovasi Madrasah

Sementara, pada bulan puasa 2023, baru dua pekan Polres Bantul telah mengamankan puluhan remaja atas beberapa kasus. Di antaranya pengeroyokan, penganiayaan, kepemilikan senjata tajam (sajam), dan aksi perang sarung.

“Maka dari itu, untuk mengantisipasi kejadian serupa tidak terulang lagi dan menjaga kondusifitas Bantul, giat patroli juga ditingkatkan. Bila biasanya operasi hanya di sekitar ring road, mulai pagi besok, hari pertama puasa, patroli dibagi menjadi dua. Patroli wilayah utara (ring road) dan wilayah selatan, tepatnya di JJLS dan jembatan kretek 2,” tutupnya. (nik/abd)