Pati  

Pengelolaan Arsip di Pati Harus Terus Dimaksimalkan

KETERANGAN: Pj Bupati Pati Henggar Budi Anggoro saat memimpin Rakor SRIKANDI yang digelar di Ruang Penjawi Setda Pati, belum lama ini. (HUMAS/JOGLO JATENG)

PATI, Joglo Jateng – Pengawasan kearsipan di Kabupaten Pati menempati peringkat 60 nasional. Peringkat tersebut dari total 514 kabupaten atau kota di Indonesia.

Namun, pengelolaan arsip di Pati dinilai masih belum optimal. Pernyataan tersebut disampaikan oleh Penjabat (Pj) Bupati Pati Henggar Budi Anggoro saat memimpin Rapat Koordinasi Pimpinan Perangkat Daerah tentang Pentingnya Aplikasi Sistem Informasi Kearsipan Dinamis Terintegrasi (Srikandi) dan Gerakan Nasional Sadar Tertib Arsip.

Selamat Idulfitri 2024

“Hal ini terbukti dengan masih rendahnya tingkat kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan tentang kearsipan,” kata dia saat Rakor yang di Ruang Penjawi Setda Pati, belum lama ini.

Baca juga:  BNPB Kunjungi Korban Banjir Pati

Henggar pun menekankan pentingnya pengelolaan arsip yang baik. Karena hal itu menjadi salah satu indikator transparansi dan akuntabilitas pemerintahan.

“Oleh karena itu, saya menyambut baik aplikasi Srikandi. Saya berharap agar dapat diterapkan dengan baik di seluruh perangkat daerah,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Henggar juga menunjukkan betapa pentingnya pengelolaan arsip yang baik. Seperti mendukung penyelenggaraan pemerintahan yang transparan dan akun tabel.

“Aplikasi Srikandi juga merupakan solusi yang tepat untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas pengelolaan arsip. Oleh karena itu, diperlukan komitmen bersama dari seluruh perangkat daerah untuk menerapkan aplikasi Srikandi dengan baik,” pungkasnya. (lut/fat)