Mahasiswa Upgris Gelar Sosialisasi untuk Kembangkan Potensi Wisata

SUASANA: Kelompok 62 KKN Upgris saat menggelar sosialisasi bertajuk Pengembangan Omah Pang Melalui Workshop Produk Berbasis Pang di Kelurahan Nongkosawit, Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang, belum lama ini. (DOK. PRIBADI/JOGLO JATENG)

SEMARANG, Joglo Jateng – Kelompok 62 KKN Universitas PGRI Semarang menggelar sosialisasi bertajuk Pengembangan Omah Pang Melalui Workshop Produk Berbasis Pang. Kegiatan ini berlangsung di Kelurahan Nongkosawit, Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang, belum lama ini.

Ketua Kelompok 62 KKN Upgris di Kelurahan Nongkosawit, Anom Krisnadi mengatakan bahwa tujuan dilaksanakan sosialisasi ini adalah untuk mengembangan Omah Pang dengan produk berbasis pang atau ranting jati dari sumber daya sekitarnya oleh generasi muda wilayah sekitar. Sehingga diharapkan bisa meningkatkan potensi Omah Pang yang merupakan salah satu destinasi wisata di wilayah tersebut.

Selamat Idulfitri 2024

“Jadi kita Kelompok 62 berkolaborasi bersama kegiatan Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) Upgris dengan tujuan untuk mengembangan potensi wisata di Desa Wisata Nongkosawit,” kata Anom pada Joglo Jateng.

Baca juga:  Libur Lebaran, Kunjungan Wisatawan di Semarang Tertinggi di Jateng

Adapun dalam sosialisasi ini para peserta yang hadir diberikan beberapa materi atau ide gagasan untuk memajukan potensi sebuah wisata. Turut hadir memberikan paparan Dosen Program studi Pendidikan Biologi Universitas PGRI Semarang, Eny Hartadiyati dengan materi berjudul Sustainability Tourism melalui Pengembangan Rumah Pang dengan Produk Berbasis Pang.

“Pemateri pertama oleh Ibu Dr. Eny Hartadiyati, M.Si., Med. selaku dosen program studi Pendidikan Biologi Universitas PGRI Semarang. Secara umum beliau menjelaskan tentang bagaimana pengembangan potensi Omah Pang, pemasarannya, serta pengelolaan lingkungan konservasi budaya,” jelas Anom.

Baca juga:  DPRD Kota Semarang Berharap Pemkot Tingkatkan Kualitas Layanan Pendidikan

Selanjutnya, pemaparan materi kedua berjudul Estetika dalam Desain Interior yang disampaikan langsung oleh Anom. Ia menyampaikan materi yang berisi desain interior inovasi dari pang atau ranting jati di sekitar Omah Pang.

Kegiatan sosialisasi ini, kata dia, mendapatkan respon yang baik. Para peserta yang hadir dalam sosialisasi merasa tertarik untuk bisa membuat produk serupa.

“Kami berharap dengan adanya sosialisasi ini dapat membantu mengembangkan potensi yang ada di Kelurahan Nongkosawit dengan Pang atau ranting. Terutama di Omah Pang yang menjadi destinasi unggulannya,” tandasnya. (luk/adf)