Figur  

Tiwi Fadlilatul Azna: Kisah Inspiratif Pelajar NU yang Berprestasi di Tengah Tantangan

Tiwi Fadlilatul Azna
Tiwi Fadlilatul Azna. (DOK. PRIBADI/JOGLO JOGJA)

SOSOK pelajar Nahdlatul Ulama (NU) yang patut diteladani adalah Tiwi Fadlilatul Azna. Aktivis muda NU yang saat kerap menorehkan prestasinya dibidang akademik maupun non akademik, terlebih dalam bidang kepenulisan

Gadis ramah dan gemar menulis itu adalah kader Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) yang tak pernah bisa diam, aktif, kreatif, dan berprestasi. Terbukti dari semangatnya dalam menuntut ilmu, dirinya berhasil menjadi wisudawati terbaik tingkat Fakultas di Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang.

Selamat Idulfitri 2024

Kesuksesannya tidak diraih secara cuma-cuma. Di balik riang-tawanya setiap hari, justru terdapat beberapa kisah duka yang ia lalui. Seperti saat ia sedang mengerjakan proposal skripsi sambil menahan rasa sakit.

Baca juga:  Salah Jurusan, Zulfatun Berhasil Raih Karir Impian di Laboratorium Medis

Ia berkisah, pada semester tujuh sempat mengalami kecelakaan hingga tangan kanannya patah tulang. “Saya sempat kecelakaan dan harus operasi. Saat itu juga saya sedang menyusun proposal skripsi. Di sela-sela tangan diinfus dan dirawat di rumah sakit, saya membawa laptop untuk mengerjakan revisian,” katanya.

Kendala lain juga pernah dialaminya. Semasa sekolah, ibunya jatuh sakit selama kurang lebih empat tahun. Pernah suatu ketika saat ayahnya sedang berusaha mengais rezeki untuk kesembuhan ibunya turut sakit. Sehingga, untuk membiayai pendidikan dan kebutuhan sehari-hari, Tiwi harus berjualan makanan ringan di sekolah.

Baca juga:  Fida'ulmu Fidah: Raih Emas Puitisasi Al-Quran dengan Sajak Indah dari Ayat Suci

“Atas izin Allah dan berkat doa orang tua, Allah mudahkan jalan saya hingga lulus SMA. Saya pun berhasil masuk perguruan tinggi tanpa tes dengan menggunakan jalur rapor dan mendapat beasiswa full bebas UKT dan uang saku saat S1, dan mendapat beasiswa full bebas UKT untuk studi S2 di universitas yang sama,” jelasnya haru.

Tiwi juga tercatat sebagai mahasiswa yang aktif mengikuti lomba. Tak anyar prestasi kerap menyertainya. Ia tercatat sebagai Juara 2 Umum SAPSC se-eks Karisidenan Soloraya, penulis terbaik Lomba Menulis Puisi Nasional, dan Penulis terpilih Lomba Cipta Puisi Nasional.

Baca juga:  Kisah Sukses Afifah: Gadis Cantik Jepara Raih Cuan Jutaan dari Jualan Buah Segar

“ Saya juga berhasil menjadi Juara 3 Lomba Menulis Kritis Nasional BEM KM FT UNSRI, dan Juara 2 Lomba Esai dalam ‘Youth Muslim Fair’. Tak hanya itu, ia tercatat sebagai  Finalis 10 Besar Olimpiade Sains Agama Riset PTKI Se-Indonesia,” ungkapnya.

Selain meraih banyak prestasi ia juga sangat aktif dalam beberapa organisasi. Ia menegaskan bahwa berorganisasi tidak mengganggu akademiknya. “Organisasi sama sekali tidak mengganggu akademik saya karena prioritas dan tupoksinya berbeda-beda. Organisasi sangat penting tapi akademik tetap menjadi prioritas,” imbuhnya. (bam/abd)