Bupati Sleman Sudah Kantongi Nama Sekda Baru

Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo
Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo. (ADIT BAMBANG SETYAWAN/JOGLO JOGJA)

SLEMAN, Joglo Jogja – Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo memberi sinyal pelantikan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sleman definitif tak lama lagi. Pasalnya, nama sekda sebagai pengganti Harda Kiswaya sudah dikantonginya.

Kustini menuturkan, pelantikan itu disebut-sebut bakal dilakukan di Maret ini. Namun, masih menunggu persetujuan Gubernur DIY mengenai calon pengganti yang belum bisa diumumkan ke publik.

Selamat Idulfitri 2024

“Memang sudah ada di tangan saya dan Bapak Gubernur untuk nama pengganti Sekda. Sebentar lagi nanti ada pelantikan, menunggu instruksi ngarso dalem,” kata Kustini, usai meninjau ketersediaan beras di Umbulmartani, Selasa (19/3/24).

Baca juga:  Cegah Radang Otak, Dinkes Sleman Siapkan Vaksinasi JE

Kustini mengaku, jika tahapan semua sudah clear, pelantikan rencananya akan dilangsungkan pada Maret ini. “Sudah di tangan saya, untuk siapa namanya. Untuk siapanya, nanti saja kalau sudah pelantikan, ya,” imbuhnya.

Sebagaimana diketahui, lelang jabatan pimpinan tinggi pratama (JPTP) untuk calon Sekda Sleman telah memakan proses panjang. Berdasarkan pengumuman nomor XIX/Pansel/I/Slm/2024 yang dirilis 26 Februari lalu, dari 11 nama yang mendaftar dan mengikuti tahapan seleksi telah mengerucut ke tiga nama.

Ketiga nama tersebut adalah Agung Armawanta selaku Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora), Eka Suryo Prihantoro selaku Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) yang juga duduk di kursi PJ Sekda Sleman, serta Susmiarto selaku Kepala Disdukcapil Sleman.

Baca juga:  Operasional TPST Tamanmartani belum Maksimal

Terpisah, Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Sleman R. Budi Pramono mengatakan, pelantikan Sekda Sleman direncanakan dilaksanakan bulan ini. Bahkan bisa dibarengkan dengan pelantikan Kepala Dinas Koperasi (Kadinkop) dan UKM yang kini sudah memasuki akhir seleksi.

“Untuk siapa nama calon Sekda definitif, saya belum mengetahui. Saat ini kita masih menunggu proses dan kebijakan lebih lanjut,” tandasnya. (bam/abd)