TMMD Tahap I di Desa Susukan Resmi Ditutup: Jalan Penghubung Dua Desa Dua Kecamatan Dibangun

GAGAH: Dandim 0711/Pemalang Letkol Inf Ade Afri Verdaniex saat menandatangani Penutupan TMMD Sengkuyung Tahap I TA 2024 di Lapangan Desa Susukan Kecamatan Comal, Rabu (20/3/24). (DOK. PRIBADI/JOGLO JATENG)

PEMALANG, Joglo Jateng – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Tahap I Tahun Anggaran (TA) 2024 di Wilayah Desa Susukan, Kecamatan Comal, resmi ditutup, Rabu (20/3/24). Pada program ini, TNI bersama masyarakat sekitar berhasil membangun badan jalan dan makadam sepanjang 295 meter lebar 3,5 meter, yang menjadi penghubung dua desa dua kecamatan.

Dandim 0711/Pemalang Letkol Inf Ade Afri Verdaniex menyampaikan, TMMD yang dilaksanakan selama lebih dari delapan dekade ini merupakan salah satu Program Bakti TNI untuk membantu pemerintah daerah. Dalam percepatan pembangunan sarana prasarana dan infrastruktur bagi masyarakat yang tinggal di pedesaan dan di daerah terpencil.

Selamat Idulfitri 2024

Dalam penanganannya ada beberapa sasaran fisik dan non fisik yang menjadi target pembangunan. Salah satunya badan jalan dan makadam sepanjang  295 meter lebar 3,5 meter serta fasilitas pertanian dan lainnya.

Baca juga:  Lebaran, Waterpark Widuri Buka Kembali

“Tema TMMD mengandung makna TNI bersama Pemerintah Daerah, Polri dan masyarakat, bersama-sama melaksanakan proses percepatan pembangunan infrastruktur dan fasilitas umum. Guna meningkatkan kesejahteraan sebagai bentuk pengabdian di wilayah kepada bangsa dan negara. Ada beberapa pembangunan fisik dan non fisik yang telah dilaksanakan, salah satunya pembangunan jalan rabat beton,” ujarnya.

Sedangkan, beberapa sasaran fisik TMMD dan non fisik yang telah dibangun dan dijalankan yaitu ketahanan pangan, pertanian terpadu atau pertanian terintegrasi seluas min 200 Ha, urban farming, rehab rumah dan MCK. Kemudian, TNI AD Manunggal Air, percepatan penurunan stunting, posyandu, posbindu, penyakit tidak menular (PTM), penanaman pohon, pembersihan sungai, pembersihan pasar, rehab tempat ibadah dan pembangunan gudang penyimpanan hasil pertanian.

Baca juga:  Demplot Pupuk Mulai Pada Masa Tanam Kedua

“Beberapa perhatian antara lain pelihara terus semangat kebersamaan dan kemanunggalan antara TNI dan rakyat. Jangan mudah terhasut dan terprovokasi oleh berita negatif yang dapat memecah belah persatuan bangsa, pelihara terus semangat gotong royong sebagai warisan budaya bangsa,” imbuhnya.

Pihaknya berpesan kepada masyarakat sekitar, untuk menjaga dan pelihara hasil TMMD, agar manfaatnya dapat dinikmati oleh masyarakat dalam kurun waktu cukup panjang.(fan/sam)