Sumiarto Menguat di Bursa Sekda Sleman

SAHKAN: Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo saat melantik dan mengambil sumpah Pimpinan Tinggi Pratama dan Administrator di Lingkungan Pemkab Sleman di Pendopo Parasamya Pemkab Sleman, beberapa waktu lalu. (HUMAS/JOGLO JOGJA)

SLEMAN, Joglo Jogja – Seleksi jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) Sleman memasuki tahap akhir. Meski belum ada kepastian, nama Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Sleman Sumiarto semakin menguat duduk di kursi pimpinan tinggi pratama itu. Hal itu karena dua nama dari tiga kandidat yang sebelumnya lolos seleksi, dilantik Bupati menempati jabatan lain pada Jumat (22/3).

Kepala Dispora Agung Armawanta dilantik jadi Kepala Dinas Pertanahan dan Tata Ruang (Dispertaru) Sleman. Sementara Eka Suryo Prihantoro Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) sekaligus PJ (Penjabat) Sekda Sleman, kini telah dilantik menjadi Asisten Administrasi Umum, Setda Sleman. Sementara Sumiarto sendiri belum menempati jabatan baru, dan masih duduk di Kepala Disdukcapil Sleman.

Selamat Idulfitri 2024

Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Sleman, R. Budi Pramono membenarkan, sebelumnya ada tiga kandidat calon sekda. Dua kandidat lain sudah dilantik berada jabatan baru.

Baca juga:  SMP 2 Piyungan Semarakkan Ramadan lewat Pesantren Kilat

“Jika melihat pelantikan yang sudah dilakukan, secara tidak langsung kan sudah bisa terbaca. Namun untuk siapa calon yang nanti bakal dilantik, tetap menunggu hasil akhir. Itu bukan kewenangan saya. Selain itu, masih ada tahapan administrasi birokrasi yang belum selesai,” katanya, beberapa waktu lalu.

Sejauh ini, rekomendasi persetujuan dari Pemda DIY maupun dari Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) terkait calon Sekda Sleman sudah keluar. Namanya mengerucut ke Sumiarto. Namun, tahapan saat ini masih berproses di Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), tepatnya di Dirjen Dukcapil.

“Jabatan Kepala Dinas maupun jabatan pengawas di Disdukcapil memiliki dua status. Yaitu sebagai pejabat di lingkungan Pemerintah Daerah sekaligus sebagai perwakilan Dirjen Dukcapil di daerah. Sehingga, ketika pejabat yang ada di daerah akan beralih jabatan, maka harus ada izin pemberhentian terlebih dahulu di kementerian,” jelasnya.

Baca juga:  Ratusan Warga Serbu Pasar Murah di Gowosari

Ditanya soal kapan sekda definitif bakal dilantik, Budi mengaku belum tahu. Sebab, pihaknya juga belum mengetahui berapa lama izin pemberhentian di Kementerian Dalam Negeri bisa keluar.

Saat ini Pj Sekda Sleman, masih dipegang Eka Suryo Prihantoro, meskipun sudah dilantik di jabatan Asisten Administrasi Umum Setda Sleman. Sementara jabatan Kepala Diskominfo kini masih kosong.

“Jadi Pak Eka sekarang masih PJ Sekda sekaligus di Jabatan yang baru. Melepas jabatan di Diskominfo. Karena kalau memegang tiga jabatan sekaligus tidak boleh,” imbuhnya.

Diketahui, Pemkab Sleman melantik dan mengambil sumpah 39 pejabat Pimpinan Tinggi Pratama dan Administrator di Lingkungan Pemkab Sleman. Dalam kesempatan itu, Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo menuturkan regenerasi kepemimpinan harus dipahami lebih dari sekadar pergantian, namun juga menjadi sebuah pembaharuan dalam memelihara dinamika birokrasi yang terus maju.

Baca juga:  Optimistis Padat Pengunjung, Pemkab Sleman Targetkan 450 Ribu Wisatawan

“Momentum ini menjadi penyegaran ide dan semangat untuk mengubah dan membaharui. Kepada pejabat terlantik, diharapkan dapat berperan sebagai middle manager,” katanya.

Pasalnya, posisi-posisi itu, memiliki peluang untuk menempatkan pemikirannya dalam denyut kegiatan operasional. “Saya mendorong setiap pejabat terlantik untuk jadi inovator sekaligus navigator pelaksanaan program, dan kegiatan yang tangguh, smart, bertanggung jawab dan profesional,” pintanya. (bam/abd)