Unwahas Teken MoU dengan Ma’had Al-Bi’sah ad-Diniyyah Thailand

SIMBOLIS: Rektor Unwahas Prof. Dr. KH Mudzakkir Ali, MA, Wakil Rektor IV Bidang Kerjasama Prof. Dr. Ir. Helmy Purwanto, ST., MT., IPM, Kepala KUIK Unwahas Dr. Nanang Nurcholis, MA, serta Razi Bensulong selaku kepala sekolah Ma’had Al-Bi’sah ad-Diniyyah usai melakukan penandatanganan MoU secara daring di Aula Kampus Unwahas, belum lama ini. (HUMAS/JOGLO JATENG)

SEMARANG, Joglo Jateng – Universitas Wahid Hasyim (Unwahas) Semarang kembali melakukan penandatanganan kerja sama tingkat Internasional. Kali ini, MoU tersebut diteken bersama Ma’had Al-Bi’sah ad-Diniyyah dari Thailand secara daring.

Kerja sama dalam peningkatan Tri Dharma Perguruan Tinggi tersebut dihadiri langsung oleh Rektor Unwahas Prof. Dr. KH Mudzakkir Ali, MA. Kemudian Wakil Rektor IV Bidang Kerjasama Prof. Dr. Ir. Helmy Purwanto, ST., MT., IPM. Lalu Kepala Kantor Urusan Internasional dan Kerja sama (KUIK) Unwahas Dr. Nanang Nurcholis, MA, serta Razi Bensulong selaku Kepala Sekolah Ma’had Al-Bi’sah ad-Diniyyah.

Selamat Idulfitri 2024

Mudzakkir menjelaskan, penandatanganan MoU tersebut berisi tentang kegiatan Tri Dharma Perguruan Tinggi yang akan melibatkan dosen dan mahasiswa. Meliputi rekrutmen mahasiswa asing, magang internasional, pengabdian masyarakat untuk dosen, serta visiting lecture untuk Dosen Unwahas.

Baca juga:  Dorong Wisata Kuliner Organik, Jateng Diminta Buat Branding Baru

“Unwahas sebagai perguruan tinggi yang masuk dalam LPTNU (Lembaga Pendidikan Tinggi Nahdlatul Ulama, Red.) saat ini telah menambah tiga program studi baru. Di antaranya adalah magister manajemen, magister hukum, dan magister ilmu politik. Ketiga program studi tersebut melengkapi 24 program studi yang dimiliki Unwahas,” ucapnya melalui keterangan tertulis yang diterima Joglo Jateng, belum lama ini.

Sementara itu, Razi Bensulong mengaku, saat ini ribuan siswa setiap tahunnya melakukan pendaftaran di Ma’had Al-Bi’sah ad-Diniyyah. Dari 3.000 calon siswa yang mendaftar, hanya ada 2.000 siswa yang bisa diterima.

Baca juga:  UNESCO Puji Penanganan Stunting di Kota Atlas

“Saya harap dalam penandatangan MoU ini nantinya kedua belah pihak mampu memberikan kontribusi untuk memajukan pendidikan bersama,” harapnya.

Di sisi lain, Nanang Nurcholis menyampaikan bahwa penandatangan MoU yang dilaksanakan tersebut sebagai wujud komitmen Unwahas dalam memperluas kerja sama Internasional. Yakni untuk menuju Unwahas menjadi perguruan tinggi tingkat dunia.

“Bukan hanya di Thailand, kami juga telah mengirimkan mahasiswa kami di beberapa negara. Di antaranya Malaysia, Jepang, dan Korea Selatan” ungkapnya.

Selain aktif dalam kegiatan Internasional, Unwahas juga menerima mahasiswa asing yang berasal dari berbagai negara. Di antaranya Afghanistan, Tiongkok, Kamboja, Vietnam, Thailand, dan Mesir. Mahasiswa asing tersebut terbagi dalam program Sarjana dan Magister. (int/adf)