Kudus  

Puluhan Sekolah Terdampak Banjir di Kudus Mulai Aktif KBM

KEMBALI: Tiga pelajar SD 01 Setrokalangan asik bermain di depan papan sekolah yang rusak akibat diterjang banjir, Senin (25/3/24). (UMI ZAKIATUN NAFIS/JOGLO JATENG)

KUDUS, Joglo Jateng –  Sejumlah sekolah di Kabupaten Kudus mulai melangsungkan kegiatan belajar mengajar (KBM) secara luring, Senin (25/3/24). Setelah sebelumnya 39 SD dan 4 SMP terdampak banjir hingga sepekan yang melumpuhkan aktivitas belajar mengajar.

Kepala Bidang (Kabid) Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Kudus, Anggun Nugraha mengatakan, semua sekolah telah melangsungkan pembelajaran secara luring atau tatap muka. Baik SD maupun SMP.

Selamat Idulfitri 2024

“Per hari ini (Kemarin, Red) telah melaksanakan belajar mengajar. Sebelumnya kegiatan bersih-bersih dilakukan. Karena banjir menyebabkan beberapa buku dan meja perlu dibersihkan,” katanya.

Baca juga:  HUT Ke 46, MTs N 1 Kudus Fokus Tingkatkan Kualitas

Sementara itu, Guru SD 1 Setrokalangan, Putri Nor Risa mengungkapkan, pembelajaran luring dilaksanakan per 25 Maret 2024. Sebelumnya, pembelajaran daring sempat dilakukan saat bencana banjir tiba. Akan tetapi hal itu hanya berlangsung dua hari karena pemadaman listrik.

“Meskipun sebagian siswa SD 1 Setrokalangan ini di luar desa, akan tetapi mereka tidak memiliki akses ke sekolah. Karena kedalaman air pun melumpuhkan semua aktivitas termasuk KBM,” ungkapnya.

Dikatakannya, akibat banjir ratusan buku harus dijemur karena basah. Sedangkan kerusakan terparah yaitu pohon ambruk yang menyebabkan papan dan gerbang sekolah rusak.

Baca juga:  Sambut Libur Lebaran, Obyek Wisata Diminta Bersiap

“Sebelum pembelajaran kami bersama-sama bersih sekolah. Dan untuk gerbang dan papan yang tertimpa pohon ambruk ini nantinya akan diajukan perbaikan kembali,” katanya. (cr1/fat)