Pati  

BPBD Pati Sebut Sesar Kendeng Masih Aktif

Kepala BPBD Pati Martinus Budi Prasetyo
Kepala BPBD Pati Martinus Budi Prasetyo. (LUTHFI MAJID/JOGLO JATENG)

PATI, Joglo Jateng – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pati memberikan tanggapan terkait gempa di Tuban yang berasa hingga di daerahnya. Gempa tersebut dinilai menjadi pertanda bahwa Sesar Kendeng masih aktif.

Kepala Pelaksana Harian (Kalakhar) BPBD Pati, Martinus Budi Prasetyo mengungkapkan, terjadinya gempa di Tuban disebabkan penggerakan Cesar Kendeng. Sehingga gempa di Tuban terasa hingga di Pati dan daerah lainnya.

Selamat Idulfitri 2024

“Meskipun kejadiannya jauh di wilayah Tuban, tetapi ini menunjukkan bahwa cesar Kendeng masih aktif. Pergerakan cesar Kendeng inilah yang menyebabkan gempa di Tuban,” kata Martinus, belum lama ini.

Baca juga:  DPRD Pati Gelar Halal Bihalal, Pererat Sinergi dengan Pemkab

Pihaknya melaporkan tidak ada dampak serius akibat gempa yang terjadi Jumat (22/3) itu. Namun ia mengimbau kepada masyarakat untuk tetap waspada.

“Tak ada info korban rumah atau bangunan rusak, korban harta benda maupun korban luka ataupun meninggal dunia. Tapi masyarakat di Pati harus tetap waspada dengan gempa ini,” ucapnya.

Berdasarkan data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa mengguncang Tuban secara berulang pada Jumat (22/3) lalu. Gempa tersebut memiliki Magnitudo yang cukup besar dan tergolong sebagai gempa dangkal.

Namun BMKG memastikan gempa tersebut tidak berpotensi menimbulkan tsunami. Sedangkan penyebab dari gempa itu dikaitkan dengan aktivitas sesar aktif di laut Jawa. (lut/fat)