BI Sediakan 100 Kuota Penukaran Uang per Hari

RAMAI: Masyarakat saat mengantre untuk menukarkan uang ke bank keliling di lapangan Sewandanan, Pura Pakualaman, Rabu (27/3/24). (RIZKY ADRI KURNIADHANI/JOGLO JOGJA)

KOTA, Joglo Jogja – Mendekati Hari Raya Idulfitri membuat masyarakat berbondong-bondong untuk menukarkan pecahan uang baru, seperti yang dilakukan di lapangan Sewandanan, Pura Pakualaman, Rabu (27/3/24). Dalam penukaran itu, Bank Indonesia (BI) hanya menyediakan 100 kuota penukaran setiap harinya.

Kasir Bank Indonesia Yusron mengatakan, dalam kegiatan ini, pihaknya melakukan kerja sama dengan beberapa bank dalam melaksanakan penukaran uang. Di mana empat dari bank umum dan satu dari Bank Indonesia. “Adapun setiap harinya, setiap bank akan melayani 100 penukaran uang,” ungkapnya.

Selamat Idulfitri 2024

Ia menambahkan, penukaran uang itu harus melalui aplikasi penukaran dan tarik uang rupiah (Pintar) melalui website https://pintar.bi.go.id/. Dalam aplikasi itu, akan melayani 50 penukar dan sisanya dilakukan secara go show.

“Untuk mengakomodir kita membuka go show supaya masyarakat yang belum dapat dari online bisa dapat langsung, namun tetap kita arahkan untuk melakukan pendaftaran dengan aplikasi pintar di lokasi dengan kuota 50 penukar,” tambahnya.

Baca juga:  Masyarakat Diminta Waspada Penyakit Pencernaan

Lebih lanjut, untuk aturan penukaran uang pecahan itu telah ditentukan, maksimal Rp4 juta. Rinciannya, mulai pecahan Rp50 ribu sebanyak 20 lembar, Rp20 ribu sebanyak 50 lembar, Rp10 ribu sebanyak 100 lembar, Rp5 ribu sebanyak 100 lembar, Rp2 ribu sebanyak 200 lembar dan Rp1 ribu sebanyak 100 lembar.

“Satu orang itu satu bundel supaya pendistribusian ke masyarakat merata. Strategi kita batasi satu orang satu bundel kita asumsi satu bundel 100 lembar itu sudah lebih dari cukup,” imbuhnya.

Untuk penukaran uang bagi masyarakat tidak harus menukar maksimal Rp4 juta. Dia mencontohkan masyarakat bisa menukarkan uang di bawah angka Rp4 juta dan mendapatkan pecahan uang sesuai yang diinginkan. “Mau diambil paket Rp4 juta boleh, kurang dari itu boleh, tapi kalau lebih tidak boleh,” paparnya.

Baca juga:  Festival Film Kampung dan Festival Foto Kembangkan Ekosistem Digital

Sementara itu, salah satu masyarakat yang melakukan penukaran uang Diana mengatakan, adanya bank keliling ini cukup membantu, namun masih menyesalkan dengan sistem yang dilakukan dalam penukaran uang tersebut. Karena kuota yang disediakan cukup sedikit dan animo masyarakat sanggat banyak. “Untuk bisa melakukan penukaran di tempat ini kuotanya hanya 50 orang, jika melalui online cepat habisnya,” jelasnya.

Ia menambahkan, dalam penukaran uang di lapangan ini Diana memanfaatkan jumlah kuota yang ada di lokasi. Di mana ia menukarkan uang sesuai dengan aturan yang tertera di BI yaitu empat juta. “Saya melakukan penukaran ini untuk lebaran dan dibagikan ke saudara,” pungkasnya. (riz/abd)