Jepara  

Gus Haiz Minta Bappeda Provinsi Prioritaskan Perbaikan Jalan Jepara-Kelet

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Jepara, Haizul Maarif
Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Jepara, Haizul Maarif. (ISTIMEWA/JOGLO JATENG)

JEPARA, Joglo Jateng – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Jepara, Haizul Maarif minta Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Jawa Tengah untuk prioritaskan perbaikan jalan, khususnya Jalan Jepara – Kelet, Kecamatan Keling.

Hal tersebut berdasar hasil monitoring yang dilakukannya di sejumlah jalan di Jepara. Menurutnya, Jalan Jepara – Kelet termasuk parah kondisinya.

Selamat Idulfitri 2024

“Kondisi jalan yang memprihatinkan, membuat masyarakat khawatir menjadi korban kecelakaan. Harus ditindak secara cepat, tidak boleh menunggu adanya korban baru diperbaiki,” papar Gus Haiz, sapaanya, usai menghadiri Musrenbang RPJPD dan RKPD Kabupaten Jepara 2025 di Pendopo Kartini, Rabu (27/03/2024), yang juga dihadiri Bappeda Provinsi Jateng.

Baca juga:  Laporan Tingkat Pengangguran di Jepara Sepanjang 2023 Turun

Berangkat dari hal tersebut, pihaknya meminta kepada Bappeda Provinsi Jawa Tengah untuk mencantumkan Jalan Jepara – Desa Kelet, Kecamatan Keling sebagai rencana prioritas perbaikan.

“Terdapat sejumlah masyarakat yang menyampaikan aspirasinya kepada kami (DPRD), meminta Jalan di Desa Kelet, Kecamatan Keling untuk segera dilakukan perbaikan, sebab kondisinya yang sudah mengkhawatirkan,” terang Gus Haiz.

Adapun, berdasarkan pemantauan Joglo Jateng pada bulan lalu, titik kerusakan jalan ini berada di sebelah timur jembatan Sungai Kaligelis, depan Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Keling hingga jalan di sekitar stasiun pengisian gas.

Baca juga:  Bentuk Generasi Qur'ani, Adakan Qur'an Champ

Kondisi jalan berlubang cukup dalam antara 10 hingga 20 centimeter. Beberapa titik jalan bahkan aspalnya sudah hilang. Keadaan semakin parah jika hujan turun, karena lubang akan tertutup air. Jika tidak waspada, pengendara bisa terperosok di lubang jalan tersebut.

Mufarih Niam salah seorang warga setempat mengeluhkan kondisi jalan tersebut. Dirinya meminta perlu ada respon cepat dari berbagai pihak yang berwenang.

“Problem jalan ini perlu respon cepat. Karena ini menyangkut hal krusial dan urgen bagi keselamatan masyarakat di jalan,” ujar Mufarih Niam kepada Joglo Jageng, beberapa waktu lalu. (map/gih)