Nikmati Suasana Puasa di Kebun Dakwah Sorustan

MELAPAK: Para pelaku UMKM saat menjajakan produk olahan berbuka di Pasar Ramadan Sorosutan, Umbulharjo, belum lama ini. (ISTIMEWA/JOGLO JOGJA)

BULAN Ramadan menjadi satu momen yang disambut dengan suka cita dan bahagia. Beragam kegiatan positif di tiap wilayah selalu mewarnai ibadah tahunan umat Islam itu, tak terkecuali masyarakat Kota Yogyakarta. Mereka memiliki beragam cara untuk memeriahkan bulan Ramadan. Salah satunya dengan kegiatan Ramadan Ing Kebun di Kebun Dakwah Jalan Nitikan Baru Sorotan, Umbulharjo.

Pasar Ramadan tersebut menyajikan beragam stan kuliner dan berbagai kegiatan rutin mulai dari kajian, edukasi, dan lomba untuk anak serta aktivitas lainnya. Berada di tengah kota dengan ruang yang cukup luas dan suasana asri hijau, memberi kesan tersendiri bagi pengunjung.

Selamat Idulfitri 2024

Pengelola Kebun Dakwah Muhammad Dai Iskandar mengatakan, kegiatan Ramadan Ing Kebun sudah masuk tahun kedua. Dengan konsep yang kurang lebih sama, menawarkan berbagai stan kuliner dan rangkaian kegiatan Ramadan. Uniknya, ada kegiatan yang dikemas dengan edukasi lingkungan, seperti budidaya tanaman dan pengelolaan sampah.

Baca juga:  Terinspirasi Usai Pulang Umrah, Bangun Masjid Berbentuk Ka'bah

“Ada sekitar 20 stan kuliner yang menggunakan tenda. Sementara pedagang lainnya itu ya mobile saja. Ini juga kerja sama dengan beberapa mahasiswa dan warga sekitar. Harapannya bisa ramai dikunjungi, membawa berkah dan rezeki untuk para pendagang dan juga menarik pengunjung untuk ikut serta dalam rangkaian acaranya, seperti kajian dan edukasi cinta lingkungan,” katanya, Rabu (27/3/24).

Sementara itu, salah satu pedagang yang sudah sejak tahun lalu menjadi pengisi stan, Onie Sukarlin menceritakan, sebagai ibu rumah tangga dan juga penjual berbagai makanan rumahan bulan Ramadan menjadi satu momen yang ditunggu-tunggu. Pasalnya, bulan Ramadan menjadi bulan yang mendatangkan berkah, sekaligus rezeki baginya.

Baca juga:  Berbuka Puasa dengan Kopi Arab di Masjid Layur

“Ini udah rutin dan sebelum di sini juga pindah-pindah, kalau ada Pasar Ramadan atau event lainnya ikutan. Jualannya macam-macam, ada makanan berat seperti nasi pecel dan juga makanan kering mulai dari kukis dan keripik. Semoga di sini tambah ramai dan bisa laris jualannya berkah rezekinya” kisahnya.

Kegiatan itu pun belum lama ini telah diresmikan langsung oleh Penjabat Wali Kota Yogyakarta Singgih Raharjo. Menurutnya, kegiatan Pasar Ramadan tersebut sangat menarik. Karena menyajikan beragam stan kuliner dan berbagai kegiatan rutin mulai dari kajian, edukasi, dan lomba untuk anak serta aktivitas lainnya.

Adanya Pasar Ramadan menjadi satu daya tarik yang bisa mendatangkan banyak peluang ekonomi bagi warga sekitar. Begitu juga bagi pengunjung yang bisa menikmati produk lokal di sekitar. “Tentu Pasar Ramadan ini merupakan daya tarik di setiap kampung maupun wilayah di Kota Yogyakarta. Harus kita dukung bersama-sama, dengan tetap menjaga kebersihan lingkungan dan pengelolaan sampahnya. Pilih kemasan yang bisa didaur ulang dan bisa diolah kembali,” imbuhnya.

Baca juga:  Pasar Ramadan Momentum Raup Cuan

Ke depan, kegiatan itu akan dilakukan kerja sama, antara Pemkot melalui Dinas Pertanian dan Pangan serta Dinas Lingkungan Hidup dengan Kebun Dakwah. Kaitannya dengan edukasi maupun pelatihan mengenai budidaya tanaman dan pengelolaan sampah.

“Ini kebunnya cukup luas dan masih bisa dimanfaatkan untuk budidaya beragam tanaman. Mungkin  seperti bibit pohon pisang dari Dinas Pertanian dan Pangan Kota Yogyakarta, ataupun edukasi dan pelatihan lebih lanjut,” tandasnya. (bam/abd)