Rakortekbang Jateng Selaraskan Rencana Kerja dalam Percepatan Pembangunan

RAMAI: Para peserta saat mengikuti acara Penyelarasan IUP RPJPD yang merupakan rangkaian Rakortekbang Provinsi Jateng di Asrama Haji Donohudan, belum lama ini. (HUMAS/JOGLO JATENG)

SEMARANG, Joglo Jateng – Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Jawa Tengah (Jateng) menyelenggarakan Rapat Koordinasi Teknis Pembangunan (Rakortekbang) Prov Jateng dan Kabupaten/Kota Tahun 2024. Kegiatan itu dinilai sangat penting, guna penyelarasan rencana kerja antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah, dalam rangka percepatan pembangunan.

Rakortekbang tahun ini akan menghasilkan beberapa keselarasan target indikator makro, seperti Pertumbuhan Ekonomi (PE), Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT), dan Indeks Pembangunan Manusia (IPM). Termasuk rencana penyelenggaraan kegiatan prioritas provinsi yang nantinya akan dilaksanakan di kabupaten/kota dalam konteks kewilayahan.

Selamat Idulfitri 2024

Rakortekbang yang dilaksanakan di Asrama Haji Donohudan selama tiga hari, sejak 26-28 Maret dalam rangka sinkronisasi kebijakan pembangunan antara provinsi dan kabupaten/kota. Termasuk penyelarasan target indikator makro pembangunan, serta penyelarasan Indikator Utama Pembangunan (IUP) RPJPD untuk kabupaten/kota.

Baca juga:  Tanggap Bencana Banjir, SEKAR Bank Jateng Salurkan Bantuan Bagi Warga Terdampak di Pati, Kudus dan Demak

Kepala Bappeda Jateng Harso Susilo menuturkan, Rakortekbang merupakan simpul penyelarasan rencana kerja antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam rangka percepatan pembangunan. Selain itu, bertujuan untuk menyelaraskan target makro ekonomi, tema, prioritas dan arah kebijakan pembangunan Jawa Tengah Tahun 2025.

Kepala Bappeda Provinsi Jateng, Harso Susilo. (HUMAS/JOGLO JATENG)

“Rakortekbang ini menjadi salah satu simpul dalam rangka untuk menyusun Rencana Kerja Pemerintah Tahun 2025. Intinya adalah agar terbentuk dan terjadi sinergi perencanaan pusat-daerah dan RKPD 2025 ini menjadi salah satu turunan dari RPJMN 2025-2029,” terangnya, belum lama ini.

Kegiatan itu merupakan koordinasi teknis yang jadi salah satu wadah bagi pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten/kota, untuk bersama-sama melakukan sinkronisasi dan harmonisasi perencanaan pembangunan. Hal itu dalam rangka mencapai target pembangunan Jateng.

Baca juga:  Wali Kota Semarang Beri Apresiasi Petugas Lapangan yang tak Libur saat Lebaran

Sebagaimana amanat Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, Pembangunan Daerah merupakan perwujudan dari pelaksanaan Urusan Pemerintahan yang telah diserahkan ke Daerah sebagai bagian integral dari pembangunan nasional. Sejalan dengan hal tersebut, pencapaian target pembangunan nasional pun harus dilakukan bersama dengan dukungan dan komitmen semua tingkat pemerintahan sesuai dengan kewenangannya.

Tak hanya itu, Rakortekbang juga merupakan bagian dari rangkaian aktivitas perencanaan tahunan, baik di provinsi maupun kabupaten/kota. “Tujuan Rakortekbang 2024 adalah terbangunnya sinkronisasi rencana program dan kegiatan antara pemerintah dengan pemerintah daerah yang tertuang dalam Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) dan Rencana Kerja Pemerintah (RKP) Tahun 2025 dalam rangka mendukung pencapaian target pembangunan Jawa Tengah,” paparnya.

Baca juga:  Pemkot Semarang akan Benahi Crossing Drainase Flyover Madukoro

Adapun hasil yang diharapkan pada Rakortekbang 2024 ini adalah adanya sinergi pembangunan wilayah, baik pembangunan kabupaten/kota maupun antar kabupaten/kota. Hal itu dalam rangka mendukung pencapaian tujuan dan sasaran pembangunan daerah Provinsi Jawa Tengah di Tahun 2025.

Rakortekbang 2024 ini dilaksanakan secara hybrid meeting, yang mana diikuti secara tatap muka langsung oleh Pembahas dari Kementerian PPN/Bappenas RI, BPS Provinsi Jateng, Bappeda Provinsi Jateng dan Bappeda Kabupaten/Kota. (all/abd)